Sekilas Merapi 16 Desember 2017

Kamis, 19 Oktober 2017 - 09:41:57 WIB
Diposting oleh : Merapi Indah | Kategori: Sekilas Merapi - Dibaca: 964 kali

KELANGKAAN LPG  DI MAGELANG

Kelangkaan LPG 3 Kg kembali dirasakan oleh warga Borobudur. Pasalnya dalam beberapa bulan belakangan ini, sejumlah pangkalan gas mulai mengalami penipisan stok.Sejumlah pemilik pangkalan menyebutkan, pengiriman dari agen ke pangkalan memang mulai berkurang. Problem inilah yang pada akhirnya berdampak kepada masyarakat, dimana keperluan rumah tangga akan bahan bakar tidak bisa terpenuhi.Sedangkan penjual gas lainnya yang berada di Dusun Brojonalan, Kecamatan Borobudur, Suprayogi terpaksa menggunakan sistem kupon untuk menjual LPG 3 Kg kepada warga di desanya. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk pemerataan. Terpisah, Rudi, pengguna LPG 3 Kg di Desa Wanurejo mengaku dirinya harus menunggu paling tidak seminggu untuk mendapatkan 1 tabung gas melon, walaupun sudah memesan jauh-jauh hari.Ia pun berharap, pemerintah dapat memberikan solusi terkait dengan kondisi dimana masyarakat sulit mendapatkan gas 3 Kg di pasaran.

POLISI BURU  PEMBACOK DI MAGELANG

Pasca peristiwa pembacokan di area parkiran karaoke keluarga di Kota Magelang, Jumat (8/12) dini hari lalu, petugas kepolisian resort Magelang Kota hingga saat ini masih melakukan pengejaran terhadap lima orang yang diduga kuat terlibat dalam aksi berdarah yang menewaskan Joko Wahartono (57) seorang petugas keamanan karaoke itu.Sementara DN (27) warga Potrobangsan, Kecamatan Magelang Utara, sebagai pelaku utama tindak penganiayaan yang berhasil diamankan beberapa saat usai kejadian berdarah itu, kini tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit karena kondisi kesehatan yang menurun. Petugas juga telah mengantongi identitas para terduga pelaku yang saat kejadian berhasil kabur melalui rekaman CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian.Kelima orang yang berhasil melarikan diri diduga juga terlibat mendorong korban hingga terjatuh dan melakukan pemukulan serta menendang korban.

HOBI MENGHASILKANDI MAGELANG 

Berawal dari hobinya menanam jenis tanaman hias, Novita Nila Dewi (30), warga Dusun Gadungan, Desa Pasuruan, Kecamatan Mertoyudan, kini sukses dan dibanjiri pesanan dari berbagai daerah. Tanaman kaktus yang ia budidayakan banyak disukai pembeli untuk hiasan rumah maupun untuk soufenir.Melihat peluang itu, Novita akhirnya memutuskan untuk mengembangkan usaha tanaman hias jenis kaktus tersebut. Di wilayah Magelang sendiri, menurutnya sudah banya warga yang menjalankan bisnis tanaman hias. Ia memilh jenis tanaman kaktus dengan alasan belum banyak warga yang membudidayakan jenis tanaman ini, sehingga peluangnya dinilai cukup besar.  harganya pun cukup terjangkau dan bervariatif, tergantung pada ukuran dan jenisnya.Novita mengaku, omset dari hasil penjualan tanaman kaktus miliknya bisa mencapai Rp. 4-5 juta setiap bulannya.

MAHASISWA  BUDI DAYA JAMUR TIRAM

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM) membimbing warga Kampung Menowo, Kelurahan Kedungsari, Kota Magelang, Jawa Tengah, membudidayakan jamur tiram.Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMM Marlina Kurniawati di Magelang, Jumat, mengatakan budi daya jamur ini merupakan salah satu pengabdian dari FEB sekaligus program kerja Aisyiyah di bidang ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.Ia mengatakan bahwa budi daya jamur tiram melibatkan warga di lingkungan RT 2/RW 2 Kampung Menowo. Mereka sebelumnya diberi pelatihan tentang cara membudidayakan jamur tiram.Menurut nya  jamur tiram dipilih karena mudah dibudidayakan. Selain itu, dalam tempo yang relatif cepat sudah bisa dipanen. Jamur tiram juga memiliki nilai gizi yang tinggi dan sangat baik bila dikonsumsi.

BANK JATENG DUKUNG PENYALURAN DANA BOS

Bank Jateng (PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah) mendukung kebijakan penyaluran dana bantuan operasional sekolah nontunai.demikian di katakan Direktur Bisnis Bank Jateng, Pujiono pada evaluasi pelaksanaan BOS tahun 2017 dan sosialisasi BOS 2018 di Magelang.Pujiono pada acara itu, Kamis (14/12) malam mengatakan, sesuai perkembangan teknologi dan kebijakan dari pemerintah pusat terkait penyaluran dana bantuan operasional sekolah maka ke depan penyaluran dana BOS dan pembelanjaannya oleh sekolah disalurkan dengan sistem transaksi keuangan nontunai.Sistem pembayaran dari tunai ke nontunai diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan memudahkan pengawasan proses pemberian bantuan operasional kepada sekolah. dengan penyaluran dana BOS melalui transaksi nontunai maka seluruh proses dalam penyaluran dan pembelanjaan dana BOS disalurkan melalui rekening bank, baik rekening sekolah maupun mitra sekolah dengan menggunakan suatu sistem aplikasi sehingga semua transaksi pencatatan sampai dengan pelaporan dari hulu hingga hilir terdokumentasi dalam database yang ada di bank.

Sekilas Merapi 15 Desember 2017

POLISI TANGKAP PENGEDAR SABU

Sat Narkoba Polres Magelang Kota berhasil mengamankan tiga tersangka kasus narkotika jenis sabu - sabu. Mereka adalah AS (34), DB (35) dan DM (27), ketiganya adalah warga Kelurahan Potrobangsan, Kecamatan Magelang Utara.Tersangka atas nama AS merupakan residivis kasus yang sama sebanyak dua kali yakni di wilayah Yogyakarta dan Magelang. Sementara tersangka atas nama DB saat diamankan juga didapati menyimpan sabu-sabu seberat 1,13 gram dan tersangka atas nama DM merupakan pengguna setelah menjalani tes urin. Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengejaran kepada satu tersangka lainnya yang sering disebut Omprenk. Diduga Omprenk adalah pemasok sabu - sabu kepada tersangka AS.Adapun barang bukti yang telah diamankan pihak kepolisian diantaranya satu unit timbangan digital, satu alat hisap sabu - sabu, beberapa handphone dan beberapa potong sedotan.

PELAYANAN WISATAWAN BOROBUDUR DI TINGKATKAN

PT.TWC telah melakukan launching aplikasi Chattra Borobudur E - Guide sebagai salah satu upaya untuk memuaskan para pengunjung dengan memberikan edukasi secara parallel dalam pengelolaan pengunjung.Untuk itu PT.TWC mengambil langkah menghadirkan solusi dalam lingkup teknologi, yaitu dengan menyediakan aplikasi Digital Guiding dan Visitor Management yang bermitra dengan perusahaan asal Austria, Oroundo Internasional.Ia juga menjelaskan, aplikasi tersebut sangat berbeda dengan guide konvensional. Produk tersebut diperuntukan untuk mess, karena begitu banyaknya pengunjung yang hadir di Borobudur. Sedangkan CEO Oroundo, Patrick Tomelistch dan Klaus Windisch mengatakan, aplikasi ini dapat menciptakan pengalaman baru dan berbeda kepada semua wisatawan.Aplikasi tersebut juga dilengkapi dengan teknologi pemancar berupa Microchip-Bluetooth. Aplikasi ini memastikan bahwa konten yang ditampilkan di lokasi adalah tepat. Selain itu, aplikasi ini juga memberikan kemudahan dan sumber informasi tempat pariwisata dan budaya yang akurat dan terpercaya.

SAMBUT TAHUN BARU   DENGAN AIR MANCUR  UNIK

Pergantian pada malam tahun baru di Kota Magelang dipastikan akan sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, masyarakat Kota Magelang akan dihibur dengan atraksi air mancur yang menari di alun - alun sisi sebelah barat.Ia menjelaskan, nantinya air mancur menari itu akan menggunakan jam operasional. Sebelum dinyalakan, harus memperhatikan kondisi air di dalam kolam. Apabila debitnya menenggelamkan peralatan pompa dan lampu, maka baru bisa dinyalakan lewat ruang operator. Sedangkan pengerjaan air mancur sendiri, saat ini telah mencapai 87 persen. Air mancur ini berdiri di atas lahan sepanjang 72 meter dan lebar sekitar 6,5 meter. Selain menari, di malam hari lontaran air mancur ini akan berwarna - warni seperti yang ada di Tugu Adipura dan Taman Badakan di Jalan Pahlawan.Kristina Chandra (36) warga Kampung Nanggulan yang kerap kali jogging pagi di area alun - alun Kota Magelang mengaku tidak sabar untuk melihat air mancur menari ini dioperasikan.

PELAKU USAHA TEMU MITRA

Sebanyak 40 pelaku usaha menengah, kecil, dan mikro dari Kota Magelang dan Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, mengikuti kegiatan kemitraan dan temu usaha untuk pengembangan ekonomi dan pemasaran hasil usaha mereka, Kamis 14 desember 2017.Kegiatan seperti ini bisa bermanfaat untuk memfasilitasi kebutuhan pelaku UMKM di masing-masing daerah terkait dengan pemasaran produk-produk mereka.demikiandi katakanSekretaris Daerah Pemerintah Kota Magelang Sugiharto di Magelang.Kegiatan yang berlangsung di Prambanan Convention Hall Hotel Puri Asri Kota Magelang tersebut, kerja sama antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkot Magelang dan Disperindag Pemerintah Kabupaten Kebumen.

RIBUAN PERUSAHAAN IKUT BPJS

Sebanyak 3.194 perusahaan aktif menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Cabang Magelang, Jawa Tengah.demikian di katakan Kepala Cabang BPJS Magelang, B. Gunawan Wibisono.Gunawan di Magelang, Kamis 14 desember 2017, mengatakan hingga November 2017 tercatat sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 77.889 tenaga kerja dan bukan penerima upah (BPU) sebanyak 11.870 pekerja BPU. proyek yang telah dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan Cabang Magelang mencapai 1.028 proyek.Ia menyebutkan sampai saat ini BPJS Cabang Magelang telah membayarkan klaim untuk peserta penerima upah, yakni jaminan kecelakaan kerja (JKK) senilai Rp3,37 miliar untuk 1.261 kasus, jaminan hari tua (JHT) senilai Rp123,13 miliar (21.368 kasus), jaminan pensiun (JP) Rp484,01 juta (560 kasus), dan jaminan kematian (JKM) Rp4,04 miliar (149 kasus).

Sekilas Merapi 14 Desember 2017

PENJUAL PATUNG NATAL KEBANJIRAN ORDER

Jelang Hari Raya Natal 2017, satu - satunya pengrajin pernak - pernik natal di daerah Muntilan, Ignatius Purwono (54) warga Dusun Jomboran, Desa Jomboran, Kecamatan Muntilan kewalahan melayani permintaan pelanggannya.Purwono sendiri adalah seorang pengrajin pernak - pernik miniatur patung yang bertemakan Natal. Adapun patung yang dibuatnya, mayoritas mengisahkan tentang kelahiran Yesus.Kendala untuk memenuhi permintaan pasar tersebut dikarenakan faktor cuaca yang kurang mendukung. Tingginya curah hujan mempengaruhi proses produksi terutama pada proses penjemuran patung atau miniatur yang sudah dicetak. Untuk mensiasati hal tersebut, Purwono memulai proses produksinya sejak awal tahun guna menyimpan stok hingga menjelang Hari Natal.Keberhasilan Purwono ini, tak lepas dari campur tangan ayahnya. Pasalnya, usaha yang telah digelutinya selama 25 tahun tersebut, merupakan usaha turun - temurun yang hingga saat ini masih berjalan.

KOTA MAGELANG  DAPAT KUNJUNGAN PEMDA  PAPUA

Dalam kunjungan kerjanya di Kota Magelang, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Mamberamo Raya, Papua mencoba mengadopsi sejumlah program kaitannya dengan pelayanan administrasi kependudukan yang masih banyak menemui kendala.Pasalnya, di Provinsi Papua sendiri hingga kini masih mengalami kendala dalam pelayanan administrasi kependudukan oleh karena jarak tempuh yang teramat jauh dan masalah perekaman KTP elektronik yang masih minim teknologi informasi.Menurutnya , hingga saat ini capaian perekaman KTP elektronik di daerahnya masih belum bisa mencapai target. Diperkirakan baru terdapat 50 persen warga Mamberamo Raya yang sudah melakukan perekaman data kependudukan. Faktor utamanya disebabkan oleh jarak antar distrik di Kabupaten Mamberamo Raya yang sangat jauh. Untuk melakukan satu kali perekaman di wilayah distrik lain, biaya yang dikeluarkan bisa mencapai kurang lebih Rp 300 juta.Kota Magelang menjadi salah satu rujukan Kabupaten Mamberamo Raya untuk belajar pelayanan KTP dan akta. Dari beberapa inovasi yang sudah diterapkan di Magelang, nantinya akan mencoba diterapkan di daerah mereka.

RAZIA PEKAT JELANG  NATAL TAHUN BARU

Guna menjaga ketertiban umum menjelang Natal dan Tahun Baru, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) beserta TNI dan Polri menggelar operasi pekat di sejumlah wilayah di Kota Magelang.Kepala Satpol PP Kota Magelang, Singgih mengatakan, operasi kali ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan kondusifitas Kota Magelang menjelang Natal dan Tahun Baru.Dalam operasi kali ini, petugas gabungan berhasil mengamankan 3 pasangan bukan suami istri di beberapa tempat kost dan empat orang yang kedapatan sedang melakukan pesta minuman keras. Setelah dilakukan pendataan, bagi masyarakat yang terjaring razia pekat tersebut diberikan pembinaan dari pihak Satpol PP, TNI dan juga Polri. Sementara untuk yang terjaring karena kasus miras, akan diberlakukan sidang Tindak pidana ringan (Tipiring).

PARA WANITA PEJABAT  INGATKAN  SUAMI  TINGKATKAN KINERJA

Para isteri aparatur sipil negara yang tergabung dalam Dharma Wanita Persatuan Kota Magelang berkewajiban mengingatkan suami masing-masing untuk meningkatkan kinerja sebagai abdi negara dan masyarakat.demikian di katakana  Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina .Ia mengatakan hal itu pada peringatan HUT Ke-18 DWP Kota Magelang di Gedung Wanita Kota Magelang, yang antara lain dihadiri Anggota DPR RI Choirul Muna, Sekretaris Daerah Pemkot Magelang Sugiharto, dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) setempat.Para isteri ASN, berperan penting dalam kelancaran dan kesukseskan tugas suami masing-masing yang bekerja sebagai pegawai negeri, terutama terkait dengan reformasi birokrasi.Pada kesempatan itu, Windarti juga mengatakan bahwa DWP Kota Magelang selama ini memberikan dukungan yang optimal terhadap pelaksanaan berbagai program pemerintah kota setempat.

KESIAPAN PEMERINTAH CEGAH DIFTERI

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengatakan pemerintah memastikan ketersediaan vaksin sebagai upaya mengantisipasi penyebaran wabah difteri.Dalam hal ini Kementerian Kesehatan sudah mengantisipasi, kami juga bersinergi dan bergotong-royong dengan Pemda baik itu Wali Kota, Bupati, maupun Gubernur untuk memastikan ketersediaan vaksin cukup di seluruh Indonesia. jika di satu daerah sudah ada yang terkena wabah difteri maka pasien tersebut harus segera diobati di rumah sakit, sedangkan bagi warga lain diimbau untuk segera memeriksakan diri ke puskesmas sebagai langkah pencegahan penularan wabah tersebut.Menurut  nya pasien yang positif terkena penularan difteri harus diisolasi di rumah sakit untuk mencegah penularan pada orang lain.

Sekilas Merapi 13 Desember 2017

LAKALANTAS KAKEK TEWAS

Sungguh tragis kecelakaan yang terjadi di Jalan Magelang - Kopeng, tepatnya di Desa Ngablak, Kecamatan Ngablak, Selasa (12/12/2017) pagi. Seorang kakek bernama Kamidi (60), warga Dusun Klimahan, Desa Tejosari, Kecamatan Ngablak tewas tertabrak sepeda motor.Data yang berhasil dihimpun, korban tertabrak sepeda motor tepat di depan warung sekitar pukul 09.30 WIB. Korban juga sempat terseret sekitar 5 meter dari lokasi kejadian. Semula warga sempat mengira ada bungkusan yang terjatuh dari sepeda motor tersebut.Setelah mengetahui bungkusan tersebut ternyata adalah seorang korban yang terseret. Korban langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat. Karena mengalami luka parah pada bagian kepala, nyawa korban pun tidak dapat terselamatkan.Mendapat laporan terjadinya kecelakaan, Satuan lalu lintas Polres Magelang langsung melakukan olah TKP di lokasi kejadian.Kasat Lantas Polres Magelang, AKP Setya Budi Waspada melalui Bripka Iwan mengatakan bahwa Kamidi merupakan korban tabrak lari.Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan keterangan dari beberapa saksi terkait peristiwa kecelakaan tersebut. 

WARGA TOLAK PENAMBANGAN 

Tiga desa di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang menolak penambangan dengan alat berat di Sungai Tlingsing. Terkait akan adanya kegiatan penambangan, warga desa melakukan aksi pemasangan spanduk serta aksi penolakannya. Tiga desa yang menolak kegiatan penambangan di Sungai Tlingsing meliputi Desa Sengi, Paten, dan Sewukan. Dari data yang diperoleh, ketiga desa tersebut masuk dalam zona 3 berbahaya Merapi sesuai dengan peta Mitigasi bencana BPPTKG. Perangkat Desa Sengi, Purnomo mengatakan bahwa aksi penolakaan ini bermula saat warga mendengar isu akan adanya kegiatan penambangan di lokasi Sungai Tlising dengan menggunakan alat berat.Sebagai langkah selanjutnya, ketiga desa itu juga telah mengirimkan surat keberatan dan penolakan ke Kantor Balai Besar Wilayah Serayu Opak (BBWSO) yang juga dibubuhi tanda tangan warga. Kendati demikian, hingga saat ini surat yang telah dikirimkan ke kantor BBWSO tersebut masih belum mendapatkan tanggapan secara langsung.

PENGAMANAN DI PERKETAT DI MAGELANG  JELANG NATAL TAHUN BARU

Dalam rangka antisipasi kamtibmas di Wilayah Kota Magelang, menjelang peringatan Natal dan Tahun baru, Polres Magelang Kota melaksanakan razia penyakit masyarakat.Operasi pekat yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Magelang Utara, Aiptu Joko Subagyo, bersama sejumlah anggota Sabhara itu berhasil mengamankan seorang tersangka penjual miras berinisial JP (31) warga Kampung Pasar Telo, Kelurahan Gelangan, Kecamatan Magelang Tengah.Adapun barang bukti yang telah berhasil diamankan ialah miras jenis ciu sebanyak 4 bungkus plastik ukuran 1 Kg yang disimpan di beberapa tempat yakni 1 bungkus disimpan di dalam Magic com, dan tiga bungkus lainnya disimpan di dalam dispenser.Selain itu petugas juga berhasil mengamankan seorang pengamen, berinisial AS yang sedang beroperasi di jalan Tentara Pelajar, lebih tepatnya di Kelurahan Cacaban, Magelang Tengah, tepatnya di depan warung Kupat Tahu Ngesengan.Untuk sidang kasus pengamen telah dilaksanakan di ruang sidang Cakra Pengadilan Negeri Kota Magelang pada Senin (11/12). Terdakwa dijatuhi hukuman denda sebesar Rp150.000 atau hukuman kurungan selama dua minggu.

MAHASISWA AKSI PENGHIJAUAN

Universitas Tidar (Untidar) Kota Magelang melakukan penanaman 1.000 bibit pohon di Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, guna mendukung penghijauan di kawasan setempat. Sebelumnya, pihaknya melakukan di beberapa tempat lainnya di lahan Untidar, seperti di Wonosobo, Grabag, Bandongan, Tempuran, dan Sidotopo.demikian di aktakan  Rektor Untidar Kota Magelang Cahyo Yusuf dalam keterangan di Magelang . pentingnya penanaman pohon yang terutama untuk menjaga kelestarian alam di daerah itu. Berbagai bibit pohon penghijauan yang ditanam oleh pihak Untidar itu, antara lain, jati, mahoni, dan trembesi. Mereka yang terlibat dalam gerakan penanaman pohon penghijauan di Desa Gunungsari, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung itu, antara lain, para anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Sulfur Untidar, Pramuka, dan Resimen Mahasiswa (Menwa).

CEGAH BAB   SEMBARNGAN SERENTAK DI  JAWA TENGAH

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan bebas buang air besar (BAB) sembarangan pada 2019 sebagai upaya penerapan perilaku hidup sehat dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.Target  nya harus 100 persen setop BAB sembarangan pada 2019 di semua daerah.demikian di katakan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Purwani.Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, lebih dari 1,4 juta kepala keluarga dari sekitar 10 juta kepala keluarga di Jateng masih BAB sembarangan.Dari jumlah tersebut memang tidak keseluruhan selalu BAB sembarangan karena ada juga yang sudah mulai menghentikannya secara bertahap.Sekitar 30 persen dari jumlah itu sudah mulai setop BAB sembarangan dan kondisi ini tersebar hampir merata di seluruh wilayah Jateng.Terkait dengan masih banyaknya masyarakat yang BAB sembarangan, Dinkes Jateng bersama pihak terkait akan terus melakukan percepatan agar target bebas BAB sembarangan pada 2019 bisa tercapai.

Sekilas Merapi 12 Desember 2017

ULTAH DHARMA WANITA  MAGELANG

Memperingati Hari Ulang Tahun ke-18 Persatuan Dharma Wanita Kabupaten Magelang menggelar lomba paduan suara bagi SKPD dan Pemerintah Kecamatan di GOR Gemilang, Komplek Pemda Kabupaten Magelang, Senin (11/12/2017).Dalam lomba tersebut, keluar sebagai juara I yakni paduan suara Dharma Wanita Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), juara II Dharma Wanita Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, sedangkan juara III diraih oleh Dharma Wanita Kecamatan Grabag.Lomba paduan suara kali ini diikuti oleh 37 grup yang terdiri dari 20 grup Dharma Wanita SKPD dan 17 grup dari Dharma Wanita Kecamatan.Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Magelang, Yatmi Agung Trijaya mengatakan, PKK dan Dharma Wanita seperti saudara kandung yang sama-sama akan mengisi pembangunan. Dharma Wanita merupakan organisasi terbesar di Indonesia yang terdiri dari istri Pegawai Negeri (PNS).Melalui momentum tersebut, Yatmi mengajak agar Dharma Wanita turut lebih mengembangkan organisasi yang akhir - akhir ini seolah mati suri.   

PRESTASI KOTAMAGELANG   RAIH PENGHARGAAN

Pemkot Magelang kembali mendapatkan nilai tinggi terutama dalam pemenuhan Hak Asasi Manusia (HAM).Pencapaian prestasi inilah yang pada akhirnya membawa Kota Magelang kembali menerima penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM RI.Adapun poin penting yang menjadi dasar penilaian kementerian, antara lain hak kesehatan, pendidikan, pekerjaan, kependudukan, lingkungan yang berkelanjutan, kepedulian atas perumahan rakyat, dan hak perempuan dan anak. Muji menyebutkan, tahun ini Kemenkumham menyerahkan penghargaan sebanyak 351 dari 515 Kabupaten dan Kota se-Indonesia yang turut berpartisipasi dalam pemenuhan HAM.Dari jumlah tersebut terdapat 232 yang masuk dalam kategori peduli HAM dan 84 lainnya masuk kategori cukup peduli HAM. Sedangkan Kota Magelang sendiri masuk dalam kategori kota peduli HAM.

PERINGATAN HAM  DI MAGELANG

Guna memperingati hari anti kekerasan terhadap perempuan setiap tanggal 25 November, para Sahabat Perempuan melakukan kegiatan kampanye selama 16 hari.Mereka melakukan kegiatan siaran, dilanjutkan dengan penyerahan daftar inventaris, terkait peraturan Bupati tentang Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak.Sedangkan puncak acara sendiri berlangsung pada hari Minggu (10/12) bersamaan dengan peringatan Hari HAM Internasional.Bertempat di halaman Kantor Kecamatan Srumbung, para Sahabat Perempuan ini melakukan kampanye dalam bentuk performing art yang mengangkat tema Penghapusan Kekerasan Seksual dan bazar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok. Rencananya, hasil penjualan akan diserahkan untuk pendampingan bagi perempuan dan anak - anak korban kekerasan.

KOTA MAGELANG RAIH PENGHARGAAN  KOTA  CERDAS

Kota Magelang meraih penghargaan sebagai "Rating Kota Cerdas INdonesia (RKCI) 2017" untuk kategori kota kecil setelah hal serupa diterima pada dua tahun lalu.Pihaknya  pada tahun 2015 dulu menempati rangking pertama Kota Cerdas, sekarang kita tetap tempati rangking pertama. Capaian ini dari waktu ke waktu terus kita evaluasi, kita tingkatkan.demikian di katakan  Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito setelah menerima penghargaan yang diberikan langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta, Senin 11 desember 2017. evaluasi tersebut untuk pengelolaan kota yang makin profesional dan memberikan manfaat sebesar-besarnya dalam pelayanan kepada masyarakat.Sigit dalam keterangan tertulisnya menyebut prestasi untuk Kota Magelang itu sebagai hasil kerja keras semua komponen masyarakat.

TES URINE  TNI

Personel Komando Distrik Militer 0705/Magelang menjalani tes urine secara mendadak guna mendeteksi secara dini jajaran tersebut terlibat dalam penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya.Pihaknya  terus melakukan tes ini secara kontinu pada saat-saat tertentu agar personel Kodim Magelang benar-benar bersih dari pengaruh narkoba.demikian di katakan Komandan Kodim 0705/Magelang Letkol Inf Hendra Purwanasari di sela kegiatan itu di Magelang, Senin 11 desember 2017.Kegiatan yang melibatkan ratusan anggota kodim setempat itu kerja sama antara Kodim 0705/Magelang dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.
Pelaksanaan tes urine di Gedung Prajurit Kodim 0705/Magelang di Kota Magelang yang sebelumnya diawali dengan apel dipimpin oleh Dandim Lektol Hendra. Tes urine dipimpin Kepala BNN Temanggung AKBP Renny Puspita dan antara lain dihadiri perwakilan dari Subdenpom IV/2-1 Magelang.Tim medis dari BNN mengawali rangkaian tes tersebut dengan pemeriksaan pupil setiap anggota kodim setempat.

Sekilas Merapi 11 Desember 2017

 

KORBAN PELAJAR TEWAS DI SUNGAI DI TEMUKAN

Identitas sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan penambang pasir di tepi Sungai Progo, wilayah Padukuhan Jaten, Desa Sendangsari, Pajangan, pada Jumat (08/12/2017) pagi akhirnya terkuak.Korban diketahui bernama Muhamad Farhan Pratama (11) warga Padukuhan Klipan, Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang Jawa Tengah.Menurut Kanit Reskrim Polsek Pajangan, Iptu Sumarwan, korban yang masih duduk di bangku SD tersebut, merupakan salah satu dari tiga korban yang ditemukan tewas setelah terseret arus Sungai Progo, di wilayah Padukuhan Jati, Desa Kalinegoro Kecamatan Mertoyudan Magelang, Rabu (06/12) sore.Setelah tenggelam, korban terbawa derasnya arus air sungai hingga terdampar di wilayah Pajangan Bantul dalam kondisi meninggal dunia..demikian di katakana pada hari  Sabtu 9 desember 2017.Kendati tubuh korban sudah membengkak dan kulit tubuhnya mengelupas karena terbawa arus air dalam selama hari, namun korban masih bisa dikenali. Sumarwan mengatakan, orang tuanya pun tampak tabah melihat anak pertamanya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.Saat berbincang dengan orangtuanya, , mereka pun mengaku ikhlas atas kepergian anak yang masih duduk di kelas 5 SD tersebut.

KEMBANGKAN KYAI LANGGENG  KOTA MAGELANG

Pengelola kepariwisataan Taman Kyai Langgeng Kota Magelang, Jawa Tengah menambah tiga wahana wisata baru guna meningkatkan daya tarik terhadap objek wisata andalan daerah setempat itu.Direktur Perusahaan Daerah Objek Wisata Taman Kyai Langgeng Kota Magelang Edy Susanto dalam keterangan tertulis di Magelang, Sabtu, mengatakan tiga wahana baru itu adalah sepeda layang, "dragon coaster", dan waterboom Siap dioperasikan awal tahun depan. Untuk sepeda layang sekarang masih dalam kondisi `trial. kolam renang yang sebelumnya masih dalam bentuk "semi-waterboom` saat ini telah dikembangkan menjadi "waterboom" dengan fasilitas yang lengkap, seperti jalur luncuran dan ember tumpah.Untuk saat ini sudah berbentuk `waterboom`, fasilitasnya sudah komplit.Pihaknya juga telah merencanakan pada awal tahun depan membangun waterpark berupa taman bermain di tengah kolam, khusus untuk anak-anak.

ATLET  MANCA NEGERA  KE BOROBUDUR 

Sejumlah atlet mancanegara peserta Blibli.com Superliga Junior 2017 di Magelang diajak panitia penyelenggara mengunjungi Candi Borobudur. Para atlet diajak mengelilingi candi dan dijelaskan mengenai sejarah candi Buddha terbesar di dunia tersebut oleh seorang pemandu wisata.Candi Borobudur merupakan candi yang terdiri atas 10 tingkat dan berukuran 123 x 123 meter. Kemegahan candi menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta.Para atlet yang berasal dari Korea Selatan dan Jepang tersebut tidak sedikit yang mengungkapkan kekaguman mereka saat mengunjungi Candi Borobudur.Salah satunya Satofumi Hayakawa, peserta Superliga Junior 2017 asal Jepang yang menuturkan kekagumannya.Ini pertama kali saya datang ke sini. Saya senang dengan suasana di sini, walaupun udaranya sedikit panas.

PEMERINTAH KOTA MAGELANG BANGUN   MCK

Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah, terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat untuk membangun sanitasi yang layak guna mewujudkan lingkungan yang sehat.pihaknya  terus melakukan sosialisasi dan pemicuan agar masyarakat lebih meningkatkan kesadaran untuk tidak buang air sembarangan. Jika memang susah disadarkan, Pemerintah Kota Magelang perlu membuat regulasi yang mengatur hal ini.demikiand I aktakan  Kepala Bidang Ekonomi dan Prasarana Wilayah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Pemkot Magelang Iwan Triteny Setyadi di Magelang.Salah satu upaya konkret yang sudah dilakukan Pemkot Magelang dalam mendukung terwujudnya sanitasi lingkungan yang layak dengan membangun instalasi pengolahan air limbah komunal atau "septic tank" bersama.warga bisa memiliki toilet di rumah masing-masing kemudian pembuangannya ke instalasi pengolahan air limbah komunal tersebut.

 

Sekilas Merapi 09 Desember 2017

RAZIA PEKAT DI MAGELANG  KOTA

 

Dalihnya pasangan bukan suami istri ini. Saat ditangkap petugas Satpol PP di sebuah losmen, pihak laki-laki justru mengaku akan menguruskan KK kepada si perempuan untuk menjadi agen LPG.Mereka adalah DAP (20) warga Desa Krincing, Kecamatan Secang, Magelang dan D (56), warga Desa Pogolan, Kecamatan Pakis, Magelang.Pasangan tak resmi itu tertangkap tangan oleh petugas Satpol PP Kota Magelang yang sedang melakukan operasi di beberapa lokasi hotel, losmen, dan wisma sederhana.Kasi Pembinaan, Pengawasan, dan Penyuluhan, Satpol PP Kota Magelang, Sadma Wahyu Djatmika mengatakan, pasangan tersebut tertangkap tangan sedang berduaan di sebuah losmen saat operasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).Setelah beberapa saat dilakukan interogasi, pasangan bukan suami istri ini pun mengakui perbuatannya. Dengan demikian kami langsung menyerahkan kepada Kasi Penyelidikan dan Penindakan Satpol PP Kota Magelang. Setelah mengakui perbuatannya, petugas memberikan pembinaan kepada kedua belah pihak dan memanggil pihak keluarga masing-masing.

 

POLISI TANGKAP PENJAMBRET

 

Sat Reskrim Polres Magelang Kota berhasil mengamankan seorang pelaku penjambretan berinisial WH (33), warga Kampung Bancaan Timur, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga.Persitiwa penjabretan dilakukan pda hari Selasa (14/11) sore di depan sebuah toko di Jalan Beringin II Kelurahan Tidar Selatan, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang.Pelaku sebelumnya telah merencanakan perbuatannya dari rumah. Dengan mengendarai sepeda motor Mio dengan Nopol H 5813 GK, pelaku menuju Kota Magelang dan berputar - putar untuk mencari sasaran.Pada saat itulah pelaku langsung melakukan aksinya, dengan menghampiri korban dari sebelah sisi kanan dan langsung mengambil tas menggunakan tangan. Tak lama kemudian pelaku lari ke arah timur (Jalan Soekarno Hatta Kota Magelang). Berdasarkan dari hasil penyelidikan dan adanya bukti CCTV di sepanjang jalan Beringin II serta di Jalan Soekarno Hatta, akhirnya pelaku dapat diidentifikasi. Setelah mendapatkan informasi pasti mengenai keberadaan pelaku, petugas langsung melakukan penangkapan pada hari Selasa, 21 November 2017 sekitar pukul 22.00 WIB di rumahnya.Saat ini pelaku bersama barang buktinya telah diamankan di Polres Magelang Kota. Barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 21,1 juta, 1 buah HP, 1 buah sepeda motor, dan 1 buah helm.Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku akan diganjar dengan Pasal 362 KUHP dengan sanksi pidana penjara selama-lamanya 5 tahun.

 

PETUGAS KEAMANAN KARAOKE TEWAS DI MAGELANG

 

Seorang petugas keamanan karaoke di Jalan Gatot Subroto, Kota Magelang, Jawa Tengah, Joko Wahartono (57) tewas saat melerai perselisihan antarpengunjung di karaoke tersebut pada Jumat dini hari.Kapolres Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Darmawan, di Magelang, Jumat, mengatakan kejadian tersebut bermula adanya keributan di tempat hiburan tersebut melibatkan Deni dengan Dona bersama sejumlah orang lainnya bernyanyi bersama di salah satu ruangan. perselisihan di antara dua pengunjung itu berlanjut hingga di halaman parkir kendaraan bermotor.Mengetahui adanya perselisihan di antara pengunjung tersebut, Joko sebagai petugas keamanan tempat hiburan tersebut mencoba melerai mereka sambil membawa pedang yang biasa digunakan untuk alat keamanan diri dan dibacokkan ke arah Dona.Namun, setelah melihat Dona dibacok oleh Joko, beberapa rekan Dona berupaya membela Dona dengan mengejar Joko.Saat Joko lari dikejar oleh beberapa rekan Dona, korban sempat terjatuh dan pedang yang semula dipegangnya terpental dan langsung diambil oleh Dona dan disabetkan ke tubuh Joko.

 

KORBAN  HANYUT DI TEMUKAN 

 

Satu lagi korban hanyut di Sungai Progo Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, ditemukan tewas di tengah delta antara Desa Temben, Kabupaten Kulon Progo dan Desa Sendangsari Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang, Edy Susanto di Magelang, Jumat, mengatakan korban yang ditemukan tersebut atas nama Muhammad Farhan Pratama warga Klipan, Kalinegoro.Seperti diwartakan sebanyak tiga anak, yakni Ultan Arya Maheswara (11) warga Jalan Nanas 7 Perum Kalinegoro, Muhammad Farhan Pratama (11) warga Klipan, Kalinegoro, dan Ulum Munafis (11) Jalan Salak nomor 4, Perum Kalinegoro hanyut di Sungai Progo Kabupaten Magelang pada Rabu (6/12) saat bermain air di sungai tersebut.Korban Ultan Arya Maheswara ditemukan pertama oleh tim SAR gabungan dalam kondisi tewas. Dengan ditemukannya Muhammad Farhan Pratama, masih ada satu korban yang belum ditemukan, yakni Ulum Munafis.
Edy mengatakan jenazah korban Muhammad Farhan Pratama ditemukan warga pada pukul 07.00 WIB. Kemudian sekitar pukul 08.00 WIB korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara, Kalasan, Kabupaten Sleman.tim BPBD Kabupaten Magelang, Basarnas, dan Damkar Kabupaten Magelang menyusul ke RS Bhayangkara untuk memastikan keberadaan korban, dengan izin dari pihak rumah sakit berusaha mengenali korban, tetapi karena kondisi korban yang susah dikenali maka tim gabungan harus menunggu dari pihak keluarga  .

 

WASPADAI TAHUN POLITIK DI 2018

 

Para bintara pembina desa di wilayah teritorial Komando Distrik Militer 0705/Magelang diminta secara optimal melakukan deteksi dini terhadap kemungkinan gangguan keamanan terkait dengan tahun politik 2018.demikian di katakan Dandim Magelang Letnan Kolonel Inf Hendra Purwanasari.Memasuki tahun politik 2018, seluruh danramil agar memaksimalkan peran babinsanya untuk melakukan deteksi dini dan cegah dini terhadap situasi yang mungkin muncul sebagai konsekuensi perkembangan politik menjelang pilkada demikian di  katakan ketika memberikan pengarahan kepada seluruh danramil dan perwira staf kodim setempat di Magelang, Jumat 8 desember 2017.Sebagai aparat satuan kewilayahan,   personel Kodim Magelang dituntut untuk membantu aparat kepolisian dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan kelancaran pelaksanaan berbagai tahapan pilkada serentak, sesuai dengan koridor tugas dan tanggung jawab masing-masing.


 

Sekilas Merapi 08 Desember 2017

LAKA AIR DI MAGELANG

 

Petugas gabungan dari TNI, Polri, Damkar, Basarnas Jawa Tengah, dan sejumlah relawan masih melakukan pencarian dua korban tenggelam di Sungai Progo, Rabu (6/12) kemarin. Korban dilaporkan hilan terseret arus di Sungai Progo wilayah Dusun Njati, Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan, bersama rekan-rekannya.Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo, saat melakukan peninjauan di lokasi mengatakan, hingga saat ini seluruh tim gabungan masih mengupayakan pencarian terhadap dua korban atas nama Muhamad Farhan Pratama (11), warga Dusun Kelipan, Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan dan Ulum Munafis (11) warga Jalan Salak Nomor 4 Perum Kalinegoro.Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto, menjelaskan, dalam upaya pencarian kali ini diterjunkan sebanyak 12 perahu karet dilengkapi dengan beberapa peralatan evakuasi. Selain itu, pihaknya juga masih menunggu dari tim penyelam yang akan membantu dalam proses pencarian korban. Pihaknya menghimbau kepada masyarakat terutama kepada para orang tua untuk lebih meningkakan pengawasan terhadap anak-anak mereka. Dengan kondisi sungai yang sedang banjir, diharapkan anak-anak untuk tidak bermain di daerah aliran sungai karena bisa membahayakan keselamatan.

 

WARGA MASIH BANYAK TAK MILIKI SANITASI

 

Hingga saat ini sebanyak 1.653 Kepala keluarga di Kota Magelang masih belum memiliki sanitasi yang layak. Hal tersebut dinilai lantaran masih minimnya kesadaran warga.Sigit menyebut, ada berbagai macam sanitasi yang kurang layak dimiliki oleh warga, antara lain BAB langsung ke lingkungan seperti di kolam, sungai, tanah, sawah, dan tempat terbuka. Sementara itu Kepala Bidang Ekpraswil Bappeda Kota Magelang, Iwan Triteny Setyadi, dalam kesempatan yang sama menambahkan, Pemkot Magelang berkomitmen pada tahun 2018 sudah 0 persen sanitasi tidak layak.Salah satu upaya konkret yang sudah dilakukan Pemkot Magelang adalah membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal atau septic tank bersama. Warga bisa memiliki toilet di rumah masing - masing, kemudian pembuangan dilakukan di IPAL Komunal.Meski demikian hingga saat ini hal tersebut masih terkendala oleh lahan yang sempit, sehingga warga tidak bisa membuat septic tank sendiri. Kendati begitu, IPAL Komunal juga bisa dibangun di Jalan atau di titik terbuka lainnya yang bisa dimanfaatkan oleh banyak kepala keluarga sekaligus. Hingga kini Pemkot Magelang telah membangun 28 IPAL Komunal yang tersebar di seluruh daerah di Kota Magelang.

 

PENCARIAN KORBAN LAKA AIR DIMAGELANG

 

Kecelakaan di sungai Progo Dusun Njati, Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan mengakibatkan 8 korban anak - anak hanyut, Rabu (06/12/2017) sore. Dari delapan anak yang terseret arus, lima diantaranya berhasil menepi ke pinggir sungai. Sedangkan satu anak atas nama Arya (11), warga Perumnas Kalinegoro berhasil ditemukan warga dalam keadaan meninggal dunia. Namun demikian, lanjut Donny, pihaknya bersama tim SAR masih melakukan proses pencarian 2 korban hilang yakni Muhamad Farhan Pratama (11) warga Dusun Kelipan, Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan, dan satu korban lain yang belum bisa dipastikan identitasnya. pihak BPBD, Tim SAR, Polsek Mertoyudan, dan warga setempat masih melakukan penyusuran di aliran Sungai Progo untuk mencari dua korban yang hilang.

 

PASOKAN GAS TAMBAH DI MAGELANG KOTA

 

Kota Magelang menerima tambahan pasokan elpiji ukuran tiga kilogram atau biasa disebut gas melon dari Pertamina sebanyak 3.920 tabung sebagai antisipasi kenaikan permintaan masyarakat pada akhir 2017.demikikan di katakan Kepala Pusat Koperasi Konsumen Kota Magelang Bambang Setyawan.Kalau kelangkaan gas tidak ada, tetapi kami menerima tambahan kuota gas melon dari Pertamina, untuk antisipasi kenaikan permintaan akhir tahun.demikian di kataan  di Magelang,Ia mengatakan hal itu di sela peninjauan oleh aparat berwenang terhadap persediaan sembako di sejumlah distributor yang dipimpin Kepala Dinas Perindustrian dan Pedagang Pemerintah Kota Magelang Joko Budiyono. pada Desember 2017 total stok elpiji tabung melon di kota dengan tiga kecamatan dan 17 kelurahan itu sekitar 80 ribu tabung.

 

LAKALANTAS POLRI MASIH BANYAK

 

Sebanyak 83 kasus kecelakaan lalu lintas menimpa anggota Polri di wilayah hukum Kepolisian Daerah Jawa Tengah selama 2017.Ketua Tim Pelatihan Safety Ridding yang juga Kaur Penegak Hukum dan Penyidik Propam Polda Jawa Tengah Kompol Eko Wibowo mengatakan dari 83 kasus kecelakaan tersebut menyebabkan 10 anggota Polri meninggal dunia.Sebagian besar yang meninggal dunia adalah bintara, tetapi ada juga yang perwira satu kasus.Menurut  nya faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas oleh anggota Polri karena "human error" atau kesalahan manusia, tetapi ada juga yang disebabkan karena suku cadang pada kendaraan yang sudah tidak layak digunakan.

Sekilas Merapi 07 Desember 2017

STOK AMAN JELANG NATAL

 

Menjelang perayaan Natal dan tahun baru, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang melakukan rapat koordinasi tim pembinaan barang legal dan dilanjutkan peninjauan di lapangan.Kepala Disperindag Kota Magelang, Joko Budiyono mengatakan, kegiatan peninjauan langsung di lapangan tersebut guna memastikan secara langsung ketersediaan kebutuhan barang pokok dan LPG menjelang Natal.Joko menyebutkan, untuk stok beras, gula, dan terigu di wilayah Kota Magelang dipastikan sangat mencukupi. Stok untuk beras, satu distributor menyediakan sekitar 40 ton, gula 8 ton, terigu sekitar 800 zak. Terkait ketersediaan LPG, Joko mengharapkan bagi masyarakat yang tidak mendapatkan subsidi, untuk segera beralih ke LPG 5,5 kilogram.Sedangkan pada tahun 2017, Joko menyebutkan, telah ada penambahan gas LPG 3Kg sebanyak 3.920 dan penambahan tersebut sudah dianggap aman hingga akhir tahun.

 

LUAS WILAYAH MAGELANG KOTA TAMBAH

 

Luas wilayah Kota Magelang dan Kabupaten Magelang kini telah mengalami perubahan usai penetapan batas terbaru. Hal tersebut telah ditetapkan pada peraturan terbaru Permendagri Nomor 64 Tahun 2017 yang mengatur mengenai batas kedua wilayah tersebut.Ketua Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Magelang Tahun 2011 - 2031 Review, Adi Chandra Pamungkas menjelaskan bahwa batas kedua wilayah kini telah mengalami pergeseran.Adi mengatakan, perubahan batas wilayah tersebut terjadi di wilayah utara dan selatan Kota Magelang. Untuk batas wilayah Kota Magelang sendiri yang dahulu ada di halaman upacara Pemkot Magelang, kini bergeser hingga Jalan Sarwo Edi Wibowo. Terkait batas daerah tersebut,   pihaknya telah melakukan beberapa kali pertemuan dengan kedua belah pihak yakni melalui Bupati Magelang dan pihak Pemkot Magelang yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.Penerapan batas wilayah tersebut nantinya akan segera dilakukan karena adanya perubahan wilayah dan akan menyangkut terkait pemanfaatan lahan dan pelimpahan kewenangan dari OPD atau desa terkait.

 

TINGKATKAN MINATA BACA ANAK DIKOTA MAGELANG

 

Demi meningkatkan minat baca pada anak - anak, RW 06, Kelurahan Kedungsari, Kota Magelang telah melaunching Kampung Baca UMI dihadiri oleh puluhan siswa, Selasa (05/12).Ketua Pengurus Ranting Aisyiyah, C.H Kurniawati mengungkapkan, didirikannya Kampung Baca UMI tersebut atas dasar keprihatinannya atas keberadaan teknologi informasi yang tidak sesuai keperuntukannya, terutama bagi anak - anak.Hal tersebut, lanjut Kurniawati, terkadang sangat tidak disadari oleh para orang tua, yang akhirnya membuat anak - anaknya tidak suka lagi membaca buku dan lebih memilih untuk memegang HP. Wakil Walikota Magelang, Windarti Agustina yang turut menghadiri launching Kampung Baca UMI mengungkapkan apresiasinya atas didirikannya Kampung Baca UMI di Kelurahan Kedungsari tersebut.Rencananya Pemerintah Kota Magelang juga akan memberikan dukungan terkait pengadaan buku dengan referensi yang lebih variatif sesuai dengan umur.

 

PRESTASI PDAM KOTA MAGELANG 

 

Perusahaan Daerah Air Minum Kota Magelang nomine Perpamsi (Persatuan Air Minum Seluruh Indonesia) Award 2017 karena keberhasilan pemerintah kota setempat dalam melakuan pembinaan terhadap perusahaan tersebut.Kepala Bagian Perekonomian Sekretaris Daerah Pemkot Magelang Bambang Nuryanta di Magelang, Selasa, mengatakan penghargaan akan diserahkan dalam Musyawarah Perusahaan Air Minum Nasional (Mapamnas) 2017 di Jakarta, Rabu (6/12).pihaknya belum tahu kategorinya apa. penghargaan yang diserahkan dalam rangkaian musyawarah empat tahunan itu diberikan kepada pemerintah kota atau kabupaten dan penyelenggara Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

 

RIBUAN PENYULUH DI  GEMBLENG

 

BKKBN Provinsi Jawa Tengah mengumpulkan seluruh penyuluh Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) sebanyak 1.908 dari 35 kabupaten/kota untuk diberikan pembekalan sebelum seluruhnya beralih statusnya menjadi PNS BKKBN.Pertemuan ini kami harapkan bisa memberikan manfaat dan motivasi kinerja bagi para penyuluh KKBPK.demikina di katakan Kepala BKKBN Provinsi Jawa Tengah Wagino .Wagino menjelaskan bahwa para tenaga penyuluh KKBPK sebelumnya dikelola dan didayagunakan oleh pemerintah kabupaten/kota dan mengacu UU No 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah, dialihkan kepada BKKBN.

Sekilas Merapi 06 Desember 2017

UMM KERJASAMA DENGAN TIONGKOK

 

Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM), Jawa Tengah menjalin kerja sama dengan Hebei Normal University Tiongkok.demikian di katakan Rektor UMM Eko Muh Widodo. Eko di Magelang, Selasa 5 desember 2017  mengatakan kerja sama tersebut tertuang dalam MoU yang dilakukan di Semarang, pekan lalu.Penandatanganan MoU dilakukan antara Eko Muh Widodo dan pimpinan Hebei Normal University Tiongkok Prof Zhao JinGuan.Dalam acara yang difasilitasi oleh Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (Aptisi) Wilayah 6 Jawa Tengah itu diikuti oleh beberapa PTS lain yang tergabung dalam anggota Aptisi Wilayah 6 Jawa Tengah.Menurut Eko, kerja sama yang dilakukan, antara lain di bidang penelitian, penulisan jurnal, pertukaran dosen dan mahasiswa serta kegiatan berupa lokakarya dan seminar. UMM terus berupaya meningkatkan kerja sama dengan berbagai instansi dan juga perguruan tinggi, baik nasional maupun internasional.

 

ATLET LUAR NEGERI  BERTARUNG DI MAGELANG

 

Sejumlah atlet bulu tangkis dari empat negara yakni Indonesia, Malaysia, Korea Selatan, dan Jepang mengikuti turnamen Blibli.com Superliga Junior 2017 di Gedung Olahraga (GOR) Djarum di Kota Magelang, Jawa Tengah.Direktur Superliga Achmad Budiharto di Magelang, Senin, mengatakan turnamen yang berlangsung pada 5-10 Desember 2017 ini diikuti sekitar 200 pemain muda bulu tangkis.Ada kebutuhan para pemain junior untuk membiasakan diri bermain di kejuaraan beregu dengan sistem Thomas dan Uber Cup sehingga kami nmenyelenggarakan kejuaraan Blibli.com Superliga Junior 2017 yang mempertandingkan kelompok umur 17 (U17) dan U19. turnamen beregu U19 yang memperebutkan Piala Liem Swie King di nomor beregu putra serta Piala Susy Susanti di nomor beregu putri ini memang memiliki makna yang strategis sebagai tolak ukur pembinaan para pemain junior yang berbasis di klub masing-masing.

 

PEMERINTAH PASANG ALAT PEREKAM  DI HOTEL

 

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Magelang bakal memasang "tapping box" atau alat perekam transaksi di seluruh hotel, restoran, dan tempat hiburan untuk mengawasi dan meningkatkan pendapatan dari sektor pajak.Pada Desember ini akan dilakukan percobaan di 10 tempat, terdiri atas lima hotel dan lima restoran di Kota Magelang, antara lain di Hotel Safira, Hotel Atria Magelang, Hotel Puri Asri, dan KFC.demikian di katakan Kepala BPAKD Kota Magelang Larsita usai pemberian penghargaan bagi wajib pajak hotel, restoran, dan hiburan di Aula Adipura Kencana, Kompleks Setda Kota Magelang di Magelang, Jawa Tengah.Ia menuturkan pemasangan alat tersebut diharapkan bisa meningkatkan transparansi pembayaran pajak oleh wajib pajak yang berasal dari ketiga usaha tersebut.


LPB MAGELANG JUARA DUA  JAMBORE

 

Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) Muhammadiyah Kabupaten Magelang meraih juara 2 kategori lomba cerdas cermat "cerdas tanggap" dalam rangkaian Jambora Nasional Relawan Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Malang, 30 November-3 Desember 2017.Sekretaris LPB Muhammadiyah Kabupaten Magelang Anang Arfianto di Magelang, Senin, mengatakan relawan LPB Muhammadiyah setempat yang ikut dalam jambore itu berjumlah 18 orang.Untuk kategori lomba tim medis kami juga mendapatkan juara 2.demikian di katakan setelah rapat evaluasi pelaksanaan jambora tersebut di Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Magelang di Jalan Magelang-Yogyakarta kilometer 11 Mungkid, Kabupaten Magelang.Jambore Nasional Relawan Muhammadiyah diikuti perwakilan LPB Muhammadiyah provinsi dan kabupaten serta kota se-Indonesia.

 

INFO KESEHATAN

 

Kebutuhan gizi seimbang bisa dipenuhi oleh masyarakat dengan mengonsumsi pangan bergizi yang tidak harus mahal.demikian di katkan guru besar Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Prof. Rifda Naufalin.Konsumsi makanan bergizi tidak harus mahal, misalkan, tempe dan tahu. Menurutnya  pangan dengan gizi seimbang dapat dipenuhi dengan mengonsumsi sumber karbohidrat, lauk, sayuran, buah dan susu.Sementara di Indonesia , salah satu permasalahan dalam pemenuhan gizi seimbang adalah kurangnya kalori protein.Padahal protein bisa diperoleh dari tempe dan tahu yang tidak mahal. Tempe dan tahu, merupakan lauk yang kaya protein nabati.Namun demikian , anak-anak terkadang kurang tertarik mengonsumsi tempe dan tahu.

 

Sekilas Merapi 05 Desember 2017

PROYEK JALAN TOK JOGJA BAWEN


Rencana pembangunan jalan Tol Bawen - Yogyakarta dilaksanakanlah tahap konsultasi publikasi dan dihadiri oleh berbagai pihak antara lain kepala desa, Jajaran Pemda Kabupaten Magelang, Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), dan beberapa warga yang terdampak dalam proses pembangunan jalan tol.ndra mengatakan, dari 37 proyek prioritas yang sudah ditetapkan, satu diantaranya adalah Proyek pembangunan jalan tol Yogyakarta - Bawen yang berjarak kurang lebih 77 KM. Dilakukannya konsultasi publik ini bertujuan agar masyarakat mendapatkan informasi mengenai rencana usaha atau kegiatan yang berdampak penting terhadap lingkungan. Masyarakat juga dapat menyampaikan secara langsung mengenai pendapatnya atas rencana usaha atau kegiatan tersebut.Selain itu, masyarakat juga dapat terlibat secara langsung dalam pengambilan keputusan terkait dengan rekomendasi kelayakan atau ketidaklayakan, terkait usaha atau kegiatan yang berdampak langsung di lingkungan mereka.

 

AKSI MOGOK  ANGKUTAN DI MAGELANG

 

Menyusul adanya aksi mogok massal yang dilakukan oleh Forum Komunikasi Awak Angkutan Kota Magelang (FORKAM), banyak siswa terlantar hingga mendekati jam masuk sekolah. Beberapa siswa pun terpaksa menunggu jemputan dari pihak kepolisian dan instansi terkait yang bertugas.Rizal (12), warga Kampung Samban, salah satu siswa SD Rejowinangun Selatan 3 mengaku sangat kesulitan untuk mendapatkan angkutan umum disaat mendekati jam masuk sekolah.Melihat keadaan tersebut Rizal dengan mencarikan petugas Satlantas yang sedang bertugas untuk membantu siswa berangkat ke sekolah.Beruntung, mendekati jam masuk sekolah akhirnya ada petugas Patwal yang melintasi area alun-alun Kota Magelang dan akhirnya Rizal pun berangkat dengan mobil petugas.Kanit Turjawali, Iptu Sukardiyana yang mengntarkan Rizal hingga ke sekolah mengatakan bahwa pihak lantas telah menerjunkan seluruh unit Patwal untuk membantu siswa berangkat ke sekolah.

 

FORKAM  AKSI MOGOK PELAJAR  REPOT

 

Forum Komunikasi Awak Angkutan Kota Magelang (FORKAM) melakukan mogok untuk beroperasi, Senin (04/12/2017). Hal tersebut terkait adanya rencana aksi damai Forum Komunikasi Umum (FKAU) Jateng di depan kantor Gubernuran Kota Semarang dalam berupaya mengkritisi keberadaan angkutan online.Ketua FORKAM, Darsono membenarkan akan adanya aksi mogok besar-besaran tersebut. Kepastian aksi mogok massal tersebut telah diputuskan dalam rapat hari pada Jumat (1/12) lalu di Kabupaten Magelang bersama Organda Magelang.Darsono juga menegaskan bahwa pihaknya telah sepakat tidak akan melakukan sweeping terhadap angkutan umum maupun taksi yang tetap beroperasi, demi terjaganya kondusifitas diantara sesama pengemudi. Smeentara itu Kasatlantas Polres Magelang Kota, AKP Marwanto juga membenarkan adanya rencana aksi mogok yang akan dilakukan oleh FORKAM. Namun demikian, pihaknya telah mengantisipasi dan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, Satpol PP serta Dinas Pendidikan mengenai dampak mogoknya angkutan.

 

POLISI TANGKAP PENCURI


Komplotan pencuri spesialis pembobol tembok, UJ (46) warga Tangerang dan RY (31) warga Semanan, Kalideres, Jakarta Selatan, berhasil diringkus oleh Tim Opsnal Reskrim Polres Magelang yang diback up oleh Tim Unit 1 Jatanras Polda Metro Jaya.Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo melalui Kasubbag Humas, AKP Santosa menerangkan, tersangka ditangkap atas dasar laporan korban Risdiyanto (37) warga Dusun Tegalarum, Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan, Magelang atas kasus pembobolan toko HP miliknya di Jalan Pakelsari, Mertoyudan pada 12 Oktober 2017.Kejadian diketahui sewaktu pelayan toko setempat membuka pintu toko serta mendapati barang - barang di toko sudah acak-acakan dan terdapat beberapa barang yang hilang.Dari hasil olah TKP, modus operandi pelaku masuk ke dalam toko yakni dengan cara membobol tembok sebelah samping kiri bagian belakang toko. Dan barang - barang yang dicuri berupa puluhan HP baru dan HP yang sedang di serevis dengan kerugian mencapai Rp 50 juta.

 

RATUSAN WARGA  BELUM BER KTP


Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemerintah Kota Magelang mencatat sekitar 130 warga setempat hingga saat ini belum memiliki kartu tanda penduduk elektronik, terutama karena bekerja di luar kota dan tidak sempat melakukan perekaman data.demikian di katkan  Kepala Disdukcapil Pemkot Magelang Hartoko di sela operasi yustisi di kawasan pusat pertokoan "Pecinan" di Jalan Pemuda Kota Magelang, Senin 4 desmber 2017. 102.984 warga setempat yang wajib memiliki KTP-e telah melakukan perekaman data, sedangkan sekitar 130 orang belum melakukannya.Mereka yang belum melakukan rekam data tersebut,   tidak termasuk warga yang baru menginjak usia 17 tahun dan pemula mendapatkan KTP.

Sekilas Merapi 04 Desember 2017

KAMPANYE PERLINDUNGAN  ANAK   DI MAGELANG

 

Dalam rangka mengkampanyekan program Berlian (Bersama Lindungi Anak), Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia, Yohana Yambise mengatakan bahwa suatu negara dianggap belum maju apabila kaum perempuan dan anak belum berada di garis aman.Menurut Undang - Undang 1945, lanjut Yohana, bahwa kaum laki - laki, kaum perempuan, lansia, anak - anak, dan juga kaum disabilitas mempunyai hak yang sama di negara Indonesia, tanpa diskriminasi dari Sabang sampai Merauke. Menurut Yohana, masih banyak terjadi pernikahan dini atau pernikahan dibawah umur. Sedangkan angka kasus pernikahan dini sendiri, tertinggi masih ada di wilayah Jawa tengah.Yohana mengakui masih banyak terjadi pro dan kontra mengenai launching tersebut. Kendati demikian pihaknya juga akan melakukan revisi mengenai keputusan tersebut.

 

LAKALANTAS TRUK  TABRAK PAGAR

 

Diduga mengalami rem blong, sebuah truk bermuatan kertas dengan nopol N 8238 UP menabrak pagar di Dusun Kaponan, Desa Kaponan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, (02/12/2017) sekitar pukul 08.00 WIB.Beruntung truk yang dikemudikan oleh Jujun (32), warga Malang, Jawa Timur itu tidak menabrak pengendara lain saat kejadian berlangsung. Pasalnya kondisi jalan tersebut sedang ramai oleh pengunjung pasar.Kecelakaan berawal saat truk melaju dari arah Salatiga menuju Magelang. Sesampainya di TKP, rem pada truk mengalami gagal fungsi. Saat mengetahui hal tersebut, pengemudi dengan reflek membanting setir ke sebelah kiri jalan dan menabrak pagar halaman. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa kecelakaan tersebut

 

POLISI BAGI BAGI  HELM

 

Dalam rangka menanamkan kedisiplinan berlalu lintas sejak dini, Satuan Lalu Lintas Polres Magelang Kota menggelar kegiatan bagi-bagi hadiah kepada anak. Hadiah itu berupa helm diberikan gratis bagi anak yang belum mengenakan helm saat membonceng bersama orang tuanya.Kapolres Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan mengatakan bahwa kegiatan kali ini berkaitan dengan hari anak Internasional dimana giat ini juga merupakan bentuk investasi keselamatan bagi anak.Hadiah tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu perangsang bagi para orang tua agar anaknya selalu mengenakan helm ketika berkendara. 

 

POLISI TANGKAP PEMBEGAL

 

Seorang pemuda berinisial ARS (20), warga Kajoran berhasil ditangkap petugas Polsek Kajoran karena melakukan tindak pembegalan terhadap korbannya Riki Yoga (14), warga Dusun Pabean, Desa Kajoran, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang.Kejadian tersebut terjadi pada hari Selasa (28/11) sekitar pukul 15.00 WIB saat korban pulang sekolah dengan mengendarai sepeda motor melewati jembatan masuk Kampung Dusun Pakisan, Kajoran.Pelaku mencegat korbannya dengan alasan untuk minta tolong menumpang. Sesampainya di TKP yakni di sekitar persawahan Simadu, pelaku mencekik korban dan mendorongnya ke parit. Kemudian pelaku membawa lari sepeda motor korban ke arah Dusun Pakisan, Kajoran.Kapolsek Kajoran, AKP Haris Gunardi menerangkan, anggotanya telah menangkap tersangka pembegalan kurang dari 2 jam dari kejadian. Hal ini tidak lepas dari kecepatan laporan korban dan hasil penyelidikan.Pelaku berhasil ditangkap berdasarkan informasi dari paman korban saat melihat pelaku dan barang bukti sepada motor Yamaha Jupiter MX warna putih dengan Nopol AA 4830 PT, saat berada di Desa Manglek Bumirejo, Kecamatan Kaliangkrik.Setelah mendapatkan informasi, anggota Reskrim Polsek Kajoran langsung melakukan penyelidikan. Setelah dipastikan benar, kemudian melakukan pengkapan di depan SMP Negeri 1 Kaliangkrik.Kini pelaku beserta barang bukti berupa 1unit motor Jupiter MX telah diamankan di Polsek Kajoran guna penyelidikan lebih lanjut.Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka bakal dijerat dengan pasal   365 KUHP dengan hukuman penjara selama-lamanya 9 tahun

Sekilas Merapi 01 Desember 2017

PERANAN KORPRI  PENTING  DALAM PEMBANGUNAN

 

Peranan anggota Korps Pegawai Republik Indonesia yang erat kaitan dengan pelayanan kepada masyarakat menjadikan organisasi itu sebagai cermin kinerja pemerintah, kata Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito.Dari masa ke masa, Korpri senantiasa menjadi sorotan masyarakat, sebab profesi ini bersentuhan langsung dan terkait erat dengan pelayanan kepaa masyarakat..Oleh karena itu, ia meminta para anggota Korpri yang juga aparatur sipil negara di lingkungan pemkot setemp

Berita Terkait