Sekilas Merapi 17 Januari 2018

Kamis, 19 Oktober 2017 - 09:41:57 WIB
Diposting oleh : Merapi Indah | Kategori: Sekilas Merapi - Dibaca: 1736 kali

RAZIA GAS DI MAGELANG

Tim gabungan melakukan operasi soal gas 3 Kg atau gas melon di sejumlah warung makan di Kota Magelang, Selasa (16/1/2018). Hal tersebut atas dasar rapat koordinasi yang telah dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.Kepala Disperindag Kota Magelang, Joko Budiono saat memimpin giat operasi mengatakan bahwa permasalahan yang sering dihadapi pada pendistribusian dan penjualan elpiji 3 Kg adalah mahalnya harga yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET), serta penggunaan yang tidak tepat sasaran.Joko mengutarakan, penggunaan gas 3 Kg telah diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 26 Tahun 2009 Tentang Penyediaan dan Pendistribusian LPG. Sedangkan pada Pasal 20 ayat 2 disebutkan bahwa LPG bersubsidi hanya diperuntukkan untuk rumah tangga, usaha mikro, dan warga miskin. Operasi kali ini manyasar ke warung - warung di Jalan Tentara Pelajar yang hingga saat ini masih menggunakan gas elpiji 3 Kg. Ada dua warung yang diberikan peringatan untuk segera mengganti dengan gas 5,5 Kg atau 12 Kg.Bagi para pemilik warung yang masih menggunakan gas 3 Kg itu sendiri diberikan waktu selama satu minggu untuk segera menggantinya dengan gas non subsidi.Disamping itu, Disperindag juga akan memberikan surat edaran bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMD) di lingkungan Pemkot Magelang untuk tidak menggunakan gas elpiji 3 Kg.

VAKSIN DIFTERI DI MAGELANG

Dalam rangka mencegah penyebaran virus Difteri, Polres Magelang didukung oleh Dinas Kesehatan memberikan vaksin kepada anggota Polri, Polwan, ASN, dan TK Kemala Bhayangkari di Gedung Bhayangkara Polres Magelang, Selasa (16/01/2018). Tak hanya anak-anak, Kapolres pun ikut-ikutan disuntik vaksin oleh petugas.Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk gerakan sosial terhadap kesehatan masyarakat. Untuk Magelang sampai saat ini masih beruntung karena belum ada yang terkena virus difteri.Dalam kesempatan yang sama, AKBP Hari Purnomo bersama isteri pun juga turut menerima vaksin Difteri. Sementara itu Kabid Penanggulangan, Pencegahan, dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Sunaryo menerangkan, Vaksin Difteri sebenarnya merupakan vaksin rutin.Menurut nya , di Wilayah Kabupaten Magelang sendiri juga terdapat beberapa suspect Difteri (laporan terdampak virus terkait Difteri), namun demikian hal tersebut juga masih taraf dugaan saja.

POLISI TANGKAP PENCURI  LAPTOP

Unit Reskrim Polsek Muntilan telah berhasil menangkap seorang warga berinisial MH (29), warga Desa Tempak, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang atas kasus pencurian laptop dan handphone milik Winda Indaryanti (20), warga Dusun Growong, Desa Pucungrejo, Kecamatan Muntilan.Kapolsek Muntilan, AKP Mudiyanto menerangkan, dari laporan korban yang telah diterima beberapa waktu lalu, telah terjadi tindak pencurian di rumahnya pada tanggal 9 Januari 2018.Dengan motif numpang buang air kecil di rumah korban, setelah usai pelaku langsung buru - buru pergi dari rumah korbannya.Tak lama kemudian, lanjut Mudiyanto, korban menyadari bahwa ia telah kehilangan sebuah laptop dan handphone yang ditaruh di dalam kamar. Korban pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Muntilan.Mendapatkan laporan tersebut, tim Reskrim Polsek Muntilan langsung melakukan proses penyelidikan. Dari informasi berbagai sumber, akhirnya petugas berhasil menemukan tempat persembunyian pelaku.Kini pelaku telah diamankan di Polsek Muntilan beserta beberapa barang bukti antara lain, uang sisa hasil penjualan laptop sebesar Rp 700.000 dan satu unit handphone.  pelaku telah mengakui perbuatannya. Pelaku nekat mencuri karena butuh biaya untuk pengobatan anak dari isteri keduanya. Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 362 KUHP.

POLISI TANGKAP PENCURI KENTANG

Seorang pencuri sayuran berinisial JM (24), warga Cacaban, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang berhasil ditangkap warga sekitar karena mencuri sayuran jenis kentang di kebun milik Jumarno (55).Informasi yang berhasil dihimpun, pencurian tersbeut terjadi pada hari Sabtu (13/01) sekitar 20.00 WIB. Pada saat itu anak korban melihat ladang kentang milik ayahnya sedang digasak oleh dua orang yang tidak dikenal. Namun, saat didekati salah satu pelaku berhasil melarikan diri, sedangkan satu pelaku lainnya berhasil ditangkap.Saat ditangkap, salah satu pelaku itupun sempat melakukan perlawanan. Meskipun sempat diwarnai perkelahian, akhirnya pelaku berhasil diamankan dan dibawa ke rumah Kepala Dusun Klimahan, Desa Tejosari, Kecamatan Ngablak, untuk dilakukan interogasi.Petugas Kepolisian Polsek Ngablak yang pada saat itu sedang melakukan patroli langsung dengan sigap membawa pelaku menuju Kantor Polsek.Dari hasil interogasi, pelaku mengaku berangkat dengan 4 orang temannya mengendarai sepeda motor. Pelaku juga sudah sempat membawa sayuran kentang sebanyak 5 Kg yang dimasukkan ke dalam kantong.Dari hasil penangkapan tersebut, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti antara lain 1 unit sepeda motor dan sayuran kentang seberat 275 kilogram. 

SOSIALISASI MONEY POLITIK PILKADA 

Untuk meningkatkan pengawasan partisipatif, Panwas Kabupaten Magelang mengajak para siswa dari 20 sekolah di Kecamatan Muntilan untuk ikut mensukseskan Pilkada tahun 2018 di Kabupaten Magelang.Ketua Panwas Kabupaten Magelang, Habieb Sholeh menerangkan, kegiatan kali ini pihaknya telah mengumpulkan para siswa dari 20 sekolah SMA dan SMK yang ada di Kecamatan Muntilan untuk diberikan sosialisasi mengenai Pemilu.Dalam sosialisasi ini pihaknya akan menyadarkan para siswa yang hadir untuk bebas memilih Pasangan Calon dalam Pilkada 2018, sesuai dengan hati nurani masing - masing. Disamping itu, ternyata masih banyak siswa yang masih belum melakukan perekaman E-KTP. Selain itu Panwas Kabupaten Magelang juga melakukan sosialisasi anti politik uang. Dimana dalam sosialisasi ini, para siswa juga diajak untuk melakukan aksi longmarch untuk menyerukan anti money politik.

Sekilas Merapi 16 Januari 2018

NA JADI  PENGGAGAS PKK MAGELANG  

Berbagai kegiatan kreatif yang digagas Nasyiatul Aisyiyah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menjadi teladan bagi kemajuan  generasi muda di daerah setempat.demikiandi katakan  Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Magelang Christanti Handayani Zaenal Arifin.Dengan segala aktivitas positifnya, Nasyiatul Aisyiyah memberikan keteladanan bagi seluruh generasi muda di Kabupaten Magelang.demikian di katkaan saat Pelantikan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisiyah Kabupaten Magelang Periode Muktamar XIII di Aula Kantor PD Muhammadiyah Kabupaten Magelang .Berbagai gagasan dan kegiatan kreatif Nasyiatul Aisiyah Kabupaten Magelang,   dapat turut serta memberikan sumbangan bagi penyelesaian persoalan bangsa, khususnya di daerah setempat.Ia mengatakan tentang posisi strategis organisasi otonom Muhammadiyah tersebut dalam membentuk generasi muda yang memiliki komitmen untuk berkontribusi bagi pembangunan masa depan bangsa.
OP BERAS TERUS BERLANGSUNG DI  KEDU

Perum Bulog Subdivre Wilayah Kedu, Jawa Tengah,  terus menggencarkan operasi pasar (OP) beras guna menekan tingginya harga kebutuhan pokok tersebut di pasaran.Kepala Perum Bulog Subdivre Wilayah Kedu, Sony Supriyadi di Magelang,   mengatakan harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani masih tinggi sehingga memicu kenaikan harga beras. Atas kondisi ini, Bulog Kedu berupaya memperluas operasi pasar.Berdasarkan informasi dari sejumlah mitra kerja Bulog, katanya harga GKP saat ini di berkisar Rp6.000 per kilogram. Pada posisi harga gabah tersebut, maka diperkirakan harga beras tidak akan kurang dari RP12.000 per kilogram.Guna menyikapi hal tersebut, kami akan memperluas OP beras agar harga beras kembali normal.Menurut dia Bulog Kedu sudah menyelenggarakan OP beras sejak Jumat (5/1) di enam kabupaten/kota. Hingga sekarang beras yang sudah dikeluarkan untuk OP mencapai 400 ton. Penyaluran OP beras melalui 15 mitra kerja Bulog.
PEMERINTAH KOTA  GENCARKAN  BANSOS

Sebanyak 142 warga Kota Magelang menerima bantuan sosial (Bansos) untuk perbaikan Rumah Tak Layak Huni (RTLH).Hingga kini masih menyisakan sebanyak 855 rumah tidak layak huni yang akan ditangani secara bertahap oleh pemerintah daerah.Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada penerima oleh Walikota Magelang, Sigit Widyonindito di Pendopo Pengabdian Rumah Dinas Walikota.Terdapat 142 orang penerima, dan setiap penerima mendapatkan Rp 10 juta, dengan total sebesar Rp 1,4 miliar.Walikota Magelang , Sigit Widyonindito, mengatakan, pihaknya berkomitmen mengatasi permasalahan sosial permukiman di Kota Magelang .Satu di antaranya yakni Rumah Tak Layak Huni (RTLH) yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh pemerintah.Menurutnya melalui penanganganan RTLH ini dapat menjadi satu upaya untuk menanggulangi masalah kemiskinan di Kota Magelang .hal Ini adalah bentuk komitmen dari pemerintah kota magelang untuk mengatasi permasalahan sosial permukiman di Kota Magelang , diantaranya adalah banyaknya warga yang masih tinggal di RTLH.

BAB SEMBARANG MASIH BANYAK TERJADI DI MAGELANG KOTA

Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Kota Magelang ternyata masih jamak terjadi.Jumlahnya mencapai ribuan. Keadaan ini juga diperparah dengan masih banyaknya keluarga di Kota Magelang juga masih belum memiliki sanitasi yang layak.Hingga kini tercatat sebanyak 1.653 kepala keluarga (KK) dari 41.817 KK di Kota Magelang hingga saat ini masih melakukan Buang Air Besar Sembarangan (BABS).Selain itu, sebanyak 7.131 KK juga masih belum memiliki sanitasi yang layak.Fasilitator Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP), Sigit Wibawa membenarkan masih banyaknya warga Kota Magelang yang higga kini masih melakukan perilaku BABS.Dikatakannya kesadaran masyarakat akan perilaku BABS ini masih sangat kurang.Penyebabnya baik karena faktor pendidikan dan juga faktor ekonomi dari masyarakat.

Sekilas Merapi 15 Januari 2018

PENETAPAN PEMASANGAN ATRIBUT CALON BUPATI  MUNDUR

Menanggapi pemasangan baliho bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Magelang, Panwascam Mertoyudan menegaskan bahwa hingga kini pihak KPU setempat masih belum melakukan penetapan terkait hal itu.Ketua Panwascam Mertoyudan, Kathul Mujib mengungkapkan, pendaftaran calon bupati dan wakil bupati baru dilakukan tanggal 10 Januari yang lalu, dan sampai saat ini pihak KPU Kabupaten Magelang juga belum melakukan penetapan terhadap baliho tersebut. Sehingga menurut Mujib hal itu tidak menjadi masalah.Disamping itu, Bupati dan Wakil Bupati hingga saat ini juga belum cuti dari jabatannya. Meskipun belum ada penetapan dari KPU Kabupaten Magelang, terkait pemasangan baliho tersebut Fakthul berharap kepada masing - masing bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Magelang, untuk tetap menjaga etika dalam pemasangan baliho.Sementara itu, salah satu anggota Panwascam Mertoyudan, Bagyo Harsono menambahkan, terkait pemasangan baliho bakal calon tersebut, hingga saat ini masih merupakan ranah dari Satpol PP Kabupaten Magelang.

PELANTIKAN  PANWAS MERTOYUDAN

Setelah melalui beberapa rangkaian tahapan, Panwas Mertoyudan akhirnya menetapkan dan melantik 13 anggota Panitia Pengawas Lapangan (PPL) di salah satu rumah makan, Sabtu (13/01/2018)Fatkhul Mujib juga menyebutkan bahwa dari 55 orang yang mendaftar menjadi anggota PPL, ada 2 orang yang tidak memenuhi syarat dan ketentuan. Satu karena faktor umur yang masih berusia 21 tahun, sedangkan yang satunya lagi, isterinya adalah salah satu penyelenggara. Seperti yang kita ketahui, di Kecamatan Mertoyudan ini yang paling banyak penduduknya di antara kecamatan lain yang ada di Kabupaten Magelang. Maka dari itu tingkat kerawanan pemilu pun otomatis juga akan sangat tinggi.

PRODUKSI  PADI BAGUS DI MAGELANG

Produksi pangan di wilayah Kabupaten Magelang khususnya beras kini telah melampaui target. Hingga Januari 2018, petani di Kabupaten Magelang telah mampu menghasilkan beras mencapai 13.512 ton.Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Magelang, Widjayanti, saat menghadiri acara panen raya di Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan, Jumat (12/01/2018). Turut menghadiri dalam acara panen raya tersebut, Dirjen Buah dan Florikultura Kementrian Pertanian, Dr. Sarwo Edhy.Sementara Dirjen Buah dan Florikultura, Dr. Sarwo Edhy menyebut bila saat ini Kementerian Pertanian sedang fokus membangun pertanian guna mencapai target swasembada pangan nasional. Upaya ini, merupakan strategi untuk meningkatkan ketahanan pangan pada saat musim paceklik, serta mencegah dilakukannya impor beras.

PENGGUSURAN PEDAGANG

Para pedagang yang menempati warung - warung di Perumahan Lembah Hijau, Kelurahan Banyurojo, Magelang Selatan mengeluhkan keputusan penggusuran dalam waktu tiga hari kedepan tanpa dispensasi. pedagang   mengatakan, sebenarnya ia telah mengantongi izin membangun warung di bantaran sungai pembatas antara wilayah Kabupaten Magelang dan Kota Magelang itu. para pedagang kini secara terpaksa mulai mencicil untuk memindahkan barang - barang yang ada di warung. Beberapa pedagang pun sempat kebingungan akan pemberitahuan tersebut. Menurut mereka, waktu yang diberikan oleh pihak Satpol PP ini terlalu singkat, sehingga mulai hari ini para pedagang sudah tidak lagi berdagang, melainkan mulai mengemasi barang-barang dagangannya.

Sekilas Merapi 13 Januari 2018

PEDAGANG DI GUSUR DI MAGELANG

Para pedagang yang menempati warung - warung di Perumahan Lembah Hijau, Kelurahan Banyurojo, Magelang Selatan mengeluhkan keputusan penggusuran dalam waktu tiga hari kedepan tanpa dispensasi.Salah satu pedagang warung kopi setempat, Sofia (48) mengatakan, sebenarnya ia telah mengantongi izin membangun warung di bantaran sungai pembatas antara wilayah Kabupaten Magelang dan Kota Magelang itu. Mau tidak mau, lanjut Sofia, para pedagang kini secara terpaksa mulai mencicil untuk memindahkan barang - barang yang ada di warung. Beberapa pedagang pun sempat kebingungan akan pemberitahuan tersebut. Menurut mereka, waktu yang diberikan oleh pihak Satpol PP ini terlalu singkat, sehingga mulai hari ini para pedagang sudah tidak lagi berdagang, melainkan mulai mengemasi barang-barang dagangannya. Diperoleh informasi pula bahwa pembongkaran warung akan dilakukan pada hari Minggu (14/01) mendatang.

POLISI SIKAT MIRAS DI MAGELANG

Jajaran Kepolisian Sektor Muntilan berhasil menyikat barang haram berupa puluhan botol miras dalam sebuah Operasi Cipta Kondisi, Jumat (12/01/2018) siang.Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo melalui Kasubbag Humas, Kompol Santoso mengutarakan, miras tersebut disita petugas saat operasi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Muntilan, AKP Mudiyanto sekitar pukul 10.30 WIB. Jumlah miras yang diamankan sebanyak 61 botol dari berbagai jenis.Ia merinci, miras itu terdiri dari 14 botol Whisky, 10 botol Vodka, 8 botol Vodka Iceland, 10 botol bir, dan 19 botol anggur merah. Barang itu disita di rumah Str (44), warga Tambakan, Desa Sedayu, Kecamatan Muntilan.

JEMBATAN LAYANG  AKAN ADA DI MAGELANG 

Untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi di simpang Canguk, Kelurahan Wates, Kecamatan Magelang Tengah, pemerintah bakal membangun Flyover dan Underpass. Terlebih jalan tersebut merupakan jalan utama penghubung Magelang - Salatiga.Menurutnya, pembangunan flyover tersebut membutuhkan perhatian Pemerintah Kota dan Kabupaten Magelang. Ia juga berharap agar dua pemimpin daerah ini bisa duduk bersama melakukan kajian soal pembangunan tersebut. Sementara itu Kepala Bappeda Kota Magelang, Joko Suparno menjelaskan, rencana pembangunan flyover tersebut sebenarnya sudah cukup lama diusulkan Pemkot Magelang ke Kementrian PUPR.Atas kemacetan yang sering terjadi di daerah Canguk tersebut, maka pihaknya semula mengusulkan pembangunan jembatan layang dengan perkiraan akan menghabiskan dana Rp 119,9 miliar.

OP BERAS  DI MAGELANG

Perum Bulog Subdivre Wilayah Kedu, Jawa Tengah, gencarkan operasi pasar (OP) beras guna menekan tingginya harga kebutuhan pokok tersebut di pasaran.Kepala Perum Bulog Subdivre Wilayah Kedu, Sony Supriyadi di Magelang, Kamis, mengatakan harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani masih tinggi sehingga memicu kenaikan harga beras. Atas kondisi ini, Bulog Kedu berupaya memperluas operasi pasar.Berdasarkan informasi dari sejumlah mitra kerja Bulog, katanya harga GKP saat ini di berkisar Rp6.000 per kilogram. Pada posisi harga gabah tersebut, maka diperkirakan harga beras tidak akan kurang dari RP12.000 per kilogram.Menurut  Bulog Kedu sudah menyelenggarakan OP beras sejak Jumat (5/1) di enam kabupaten/kota. Hingga sekarang beras yang sudah dikeluarkan untuk OP mencapai 400 ton. Penyaluran OP beras melalui 15 mitra kerja Bulog.
SIKAPI JALAM MODERN DENGAN BIJAK

Para mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan perkembangan informasi dengan lebih bijak sehingga bisa menjadi generasi milenial yang positif, kata Rektor Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM), Eko Muh Widodo.Generasi milenial memiliki ciri khas sangat mahir dalam teknologi informasi. Generasi ini lebih sering menggantungkan hidupnya pada internet dan penggunaan smartphone.demikian di katakan di Magelang.Ia mengatakan hal tersebut pada kuliah umum wawasan kebangsaan yang diselenggarakan UMM bekerja sama dengan Akademi Militer Magelang.Menurut nya  hal tersebut memiliki dampak negatif, seperti malas beraktivitas. Untuk itu perlu sebuah penanganan yang pasti untuk menghadapi melonjaknya generasi milenial ini.

Sekilas Merapi 12 Januari 2018

CALON BUPATI JALANI TES KESEHATAN

Setelah penyerahan berkas ke KPU Kabupaten Magelang pada hari Rabu (10/01), kedua pasangan balon Bupati dan Wakil Bupati Magelang melaksanakan tahapan selanjutnya yakni pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Moewardi Solo, Kamis (11/01/2018).Ketua KPU Kabupaten Magelang, Afiffudin mengatakan, kedua pasangan balon telah menyerahkan berkas secara lengkap dan telah diverifikasi.Bagi kedua pasangan balon , diberikan surat pengantar untuk pemeriksaan kesehatan, sebagai tahapan selanjutnya. Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan pada kedua balon, maka akan dilanjutkan tahapan pemeriksaan kekayaan pada masing - masing pasangan.

TRUK NYANGKUT POHON DI MAGELANG 

Suasana jalan raya depan Pasar Payaman tadi mendadak macet. Bukan karena pohon tumbang, melainkan lantaran adanya sebuah truk trailer yang kecantol pohon, Kamis (10/01/2018). Lantaran jarang terjadi, peristiwa tersebut sontak menjadi tontonan warga.Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo melalui Kasubbag Humas Polres Magelang, Kompol Santoso mengungkapkan, trailer yang bernasib apes itu dikemudikan oleh Iskandar (55), warga Genuksari, Kabupaten Semarang.Awalnya kendaraan nopol H 1986 BZ itu melaju dari arah Semarang menuju Magelang. Sesampainya di TKP, kepala bagian depan trailer tersangkut pohon di tepi jalan.Setelahnya, sejumlah anggota polisi Polsek Secang mendatangi lokasi kejadian dan mengatur lalu lintas. Akhirnya pohon tersebut ditebang dan arus lalu lintas kembali lancar. 

KOALISI PARTAI  CALON BUPATI SIAP  ADU

Koalisi lima partai yang disebut dengan koalisi kerakyatan telah melakukan deklarasi dari masing-masing partai atas pengusungan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Magelang di Balkondes Bumi Harjo, Rabu (10/01).Lima partai politik yang mengusung pasangan Padi (Pasangan Arifin dan Edy) tersebut meliputi PKB, PAN, PPP, PDI, dan Demokrat.Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magelang, Saryan Adi Yanto mengatakan, deklarasi yang dilakukan oleh masing-masing partai koalisi ini merupakan langkah dari spirit kebersamaan sebelum menuju ke KPU Kabupaten Magelang untuk menyerahkan berkas.Sedangkan Ketua DPC Partai Amanat Nasional Kabupaten Magelang, Edy Cahyana mengatakan bahwa pihaknya siap mendukung pasangan Padi dalam Pilkada 2018. Sementara itu Bupati Petahana, Zaenal Arifin menegaskan bahwa dirinya siap membangun Kabupaten Magelang dalam periode 2019 - 2024.

WALIKOTA  HARAP  UMAT BERAGAMA SIKAPI POLITIK DENGAN CERDAS 

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito mengingatkan umat beragama di daerah tersebut untuk secara cerdas menyikapi tahun politik di mana masyarakat setempat akan ikut dalam Pemilihan Gubernur Jawa Tengah pada 27 Juni 2018.Tahun ini mau tidak mau kita harus memilih pemimpin Jateng, pilih gubernur. Saya ingin mengajak saudara-suadara untuk berpikir cerdas.demikina di katkan  dia di sela perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 untuk Korpri, TNI, Polri, instansi pemerintah dan swasta, serta gereja se-Kota Magelang di Gedung Tribakti Kota Magelang.
Sikap cerdas itu, uj ar dia, sebagai hal penting agar situasi yang kondusif di daerah setempat tetap terjaga meskipun sedang berlangsung pesta demokrasi.Ia mengingatkan bahwa pada saatnya nanti akan ada perbedaan pilihan warga atas calon kepala daerah. Hal tersebut harus dipandang sebagai biasa dalam suasana demokrasi.Siapa pun yang terpilih sebagai Gubernur Jateng untuk periode lima tahun ke depan, Sigit meminta warga Kota Magelang untuk memberikan dukungan, terutama dalam mewujudkan visi dan misi kepada daerah tersebut.

PETAHANA BUPATI MAGELANG SIAP  MAJU KEMBALI 

Petahana Bupati Magelang, Jawa Tengah, Zaenal Arifin dan petahana Wakil Bupati Magelang, M. Zaenal Arifin masing-masing maju sebagai bakal calon bupati pada Pilkada Magelang 2018.Masing-masing bakal calon bupati tersebut mendaftar di Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Magelang pada pendaftaran hari terakhir, Rabu.Petahana Wakil Bupati Magelang, M. Zaenal Arifin berpasangan Rohadi Pratoto diusung oleh tiga koalisi partai politik, yakni Partai Gerindra, Partai Golkar, dan PKS.
Kemudian Petahana Bupati Magelang, Zaenal Arifin berpasangan dengan Edi Cahyana diusung oleh koalisi kerakyatan terdiri atas lima parpol, yakni PDI perjuangan, PKB, PAN, PPP, dan Partai Demokrat.Pasangan M. Zaenal Arifin-Rohadi Pratoto yang mendaftar di KPU Kabupaten lebih awal diantar oleh seratusan pendukungnya.M. Zaenal Arifin usai mendaftar di KPU Kabupaten Magelang, mengatakan sebagai warga Magelang berkewajiban untuk bersama-sama membangun Kabupaten Magelang.

Sekilas Merapi 11 Januari 2018

PENDAFTARAN CALON BUPATI MAGELANG

Pasangan bakal calon Bupati Magelang, M. Zaenal Arifin dan bakal calon Wakil Bupati Magelang, Rohadi Pratoto hadir di KPU Kabupaten Magelang dikawal oleh tiga partai yakni Golkar, Gerindra, dan PKS, Rabu (10/01/2018).Melalui tim penghubungnya, Pasangan Zaroh (Zaenal Rohadi) langsung menyerahkan berkas pendaftaran kepada Ketua KPU Kabupaten Magelang, Afiffudin. Ratusan massa pendukung Zaroh pun turut menyaksikan prosesi penyerahan berkas tersebut.M. Zaenal Arifin menyatakan bahwa dirinya sempat akan maju Pilkada melalui partai PKB. Namun demikian, ia tak mendapatkan rekomendasi dari partai tersebut.selama menjabat menjadi Wakil Bupati selama dua periode, pembangunan di Kabupaten Magelang masih dirasa kurang maksimal. Setelah proses penyerahan berkas tersebut, pihak KPU langsung melakukan proses verifikasi. Sedangkan tahapan Pemilu bakal calon pasangan Bupati dan Wakil Bupati Magelang akan diumumkan pada tanggal 13 Februari 2018.

KPU DI JAGA KETAT POLISI

Hari terakhir pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Magelang dalam pilbup 2018, kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Magelang dihaga ketat aparat kepolisian, Rabu (10/01/2018).Kasubbag Humas Polres Magelang, Kompol Santoso mengatakan pengamanan kali ini dipimpin langsung oleh Kapolres Magelang dan Kasat Sabhara.Tak terlewati pasangan bakal calon M. Zaenal Arifin - Rohadi pun nantinya juga  melewati pintu detektor. Untuk keamanan sendiri sudah dilakukan sejak dalam tahapan pemilu beberapa waktu lalu. Polres Magelang juga menurunkan Sabhara dan Quick Respon Team (QRT) dengan dibantu oleh sejumlah petugas Satuan Polisi Pamong Praja.

PIMPINAN BARU NA DI MAGELANG 

Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mendorong kalangan perempuan di daerah setempat mengaktualisasikan diri dengan tampil di ruang publik sesuai dengan keahliannya guna mendukung peningkatan pembangunan masyarakat.Ketika diberikan ruang dan kesempatan untuk aktualisasi diri, sebenarnya perempuan mampu untuk menjalankan peran dan profesi yang ada masyarakat.demikian di katakan Ketua Terpilih Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Magelang Efi Nurul Utami di Magelang, Rabu 10 januari 2018 . Agar perempuan mampu tampil dengan optimal di ruang publik, mereka perlu mendapat pembekalan berupa keahlian dan pendidikan secara memadai.Sebagai organisasi otonomi Muhammadiyah, pihaknya memiliki peranan strategis dalam menggerakkan kemampuan dan kompetensi perempuan sesuai dengan potensi masing-masing.

WALIKOTA HARAPKAN  MAGELANG TETAP KONDUSIF PADA PILKADA

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito mengingatkan sikap netral yang harus dipegang secara kukuh oleh setiap aparatur sipil negara di daerah setempat dalam seluruh tahapan Pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2018.I para ASN harus mencermati situasi dengan baik selama tahun politik pada 2018, di mana daerah setempat akan ikut dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur Jateng.Sejumlah daerah di Jateng pada 2018 menjalankan pemilihan kepala daerah secara serentak, sedangkan Kota Magelang akan ikut dalam pemilihan gubernur.Untuk pilgub  pihkanya mengharapkan gunakan hak pilih dengan baik. Yang penting Kota Magelang tetap aman, nyaman, dan kondusif.

Sekilas Merapi 10 Januari 2018

WALIKOTA  BERHARAP PILKADA  PNS NETRAL

Menjelang masa Pilkada, Walikota Magelang, Sigit Widyonindito berpesan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bisa memposisikan dirinya dengan baik.Sebagai pelayan masyarakat para ASN diharapkan bisa turut membantu menciptakan suasana Kota Magelang yang aman dan kondusif. pada tahun 2018 ada beberapa Kabupaten/Kota yang turut menyelenggarakan Pilkada serentak. Sedangkan Kota Magelang sendiri tidak ikut dalam Pilkada ini. Kendati demikian Kota Magelang termasuk dalam daerah penyelenggara Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah. Sigit sendiri sempat maju mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wakil Gubernur Jateng melalui Partai PDI Perjuangan. Kendati demikian, dirinya tidak mendapatkan rekomendasi dari partai.

POLISI BEKUK PENGEDAR SABTU

Satuan Narkoba Polres Magelang mengamankan seorang pengguna narkoba dan seorang residivis pengedar narkoba jenis sabu. Keduanya berhasil ditangkap petugas di rumahnya masing - masing pada hari Sabtu (06/01) lalu.Kedua tersangka yakni JEP (23) seorang satpam warga Mertoyudan dan TYGP (24), warga perumahan di Desa Donorojo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.Kasat Narkoba Polres Magelang, AKP Eko Sumbodo menerangkan bahwa penagkapan tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat.Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari tersangka JEP berupa 1 paket sabu beserta plastik pembungkusnya seberat 0, 42 gram, 1 potong jaket warna biru, 1 buah HP, 1 buah tas punggung warna hitam, 2 buah sedotan warna putih dalam plastik putih dan 2 buah pipet. Sedangkan dari tersangka TYGP berhasil diamankan 1 satu paket sabu beserta plastik pembungkusnya seberat 0,42 gram dan 1 buah HP.Dari hasil interogasi yang dilakukan petugas dan tes urine, kedua tersangka mengakui perbuatannya. Sedangkan untuk tersangka TYGP juga mengakui bahwa selain sebagai pengguna, ia juga pernah berperan sebagai pengedar. Atas perbuatannya, kedua tersangka akan dijerat dengan pasal yang berbeda. JEP akan dijerat dengan Pasal 112 ayat 1, sedangkan untuk TYGP akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 1.

KOTA MAGELANG AKAN BANGUN GEDUNG RSUTIDAR BARU

Pemerintah Kota Magelang berencana membangun gedung baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tidar. Rencananya Pemkot akan membangun gedung setinggi enam lantai dan delapan lantai.Gedung Dahlia yang telah rampung dibangun tahun 2017 akan segera dioperasionalkan dalam waktu dekat ini. Lantai I nantinya akan digunakan untuk rawat penyakit stroke, Lantai II dan III untuk rawat inap Ruang Dahlia, Lantai lV dan G untuk rawat inap ruang Aster. Sedangkan gedung baru enam lantai yang akan dibangun bekas ruang Aster nantinya akan digunakan untuk tempat parkir pada Lantai I, rawat inap kelas tiga di lantai II hingga VI.Untuk gedung baru delapan lantai hingga saat ini masih dalam tahapan penyusunan Detail Engineering Design (DED). Untuk pembangunan gedung baru ini akan menggunakan anggaran APBD.Dengan penambahan gedung dan fasilitas yang semakin komplit tersebut, Sigit berharap agar kinerja rumah sakit maupun jajaran direksi, karyawan, dan dokter juga lebih meningkat.

GANJAR PRANOWO TEMUI WARGA JELANG PILGUB

Para petani dan pedagang durian Desa Kembaran, Candimulyo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin, menggelar tradisi "pamongan" sebagai ungkapan syukur atas majunya Ganjar Pranowo pada Pilkada Jawa Tengah 2018.Prosesi pamongan diawali dengan berdoa dipimpin oleh tokoh masyarakat setempat kemudian dilanjutkan makan bersama dengan menu berupa nasi campur urap sayur lengkap dengan lauk-pauknya serta beberapa buah durian.Pamongan adalah tradisi masyarakat desa sebagai simbol rasa syukur. Di sini kami bahagia, bersyukur atas rekomendasi DPP PDI Perjuangan kepada Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) dalam Pilkada Jateng 2018.demikian di katakan Ketua Asosiasi Masyarakat Petani dan Pedagang Durian Candimulyo, Puguh Djaka Sulistya.Menurut nya , petani dan pedagang di wilayahnya sudah merasakan kemudahan selama Ganjar Pranowo menjadi Gubernur Jawa Tengah.

Sekilas Merapi 09 Januari 2018

POLISI RINGKUS PENGGELAPAN  MOBIL

DAH (41), warga Danurejo, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah diringkus petugas kepolisian. Lelaki yang sempat berdomisili di Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang itu ditangkap di seputaran alun alun Temanggung, Sabtu (06/01/2018).Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo melalui Kasubbag Humas, Kompol Santoso mengutarakan, tersangka dibekuk sekitar pukul 18.30 saat menunggu temannya di Jalan Pahlawan, Dsn Gemoh, Desa Butuh, Kecamatan Temanggung.DAH ditangkap terkait perkara penggelapan mobil Kijang nopol AB 1126 TZ senilai Rp 65 juta milik Daryanto (46), warga Jomboran RT 03/RW16, Desa Keji, Kecamatan Muntilan.Dipaparkan, kasus penggelapan itu bermula ketika tersangka berada di rumah korban. Kemudian tersangka pulang naik mobil milik korban setelah dipinjami. Saat kalah berjudi di wilayah Kabupaten Boyolali, mobil justru digadaikan untuk pinjam uang sebesar Rp 14 juta kepada temannya. 

PETUGAS RAZIA PELAJAR 

Dua pelajar SMP diangkut petugas Satuan Pamong Praja Kota Magelang saat hendak membolos di sebuah warung rokok di Jalan Elo, Kalimas, Kecamatan Magelang Utara, (08/01/2018) sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah diamankan, kedua pelajar SMP yang berinisial MS dan MT tersebut diberikan pembinaan di kantor Satpol PP. Kudhori menghimbau kepada para siswa untuk tetap tertib mengikuti pelajaran pada saat jam pelajaran berlangsung. Disamping itu ia juga melarang keras para siswa untuk membolos sekolah.

 UJI COBA LAGA SEPAK BOLA DI  MAGELANG 

Pertandingan uji coba antara Arema Malang melawan PSIS Semarang di Stadion Moch Soebroto Kota Magelang akhirnya terlaksana dengan semarak. Sebanyak belasan ribu suporter memadati seluruh tribun penoton untuk mendukung tim kesebelasannya.Panitia pelaksana pertandingan sebelumnya telah merilis bahwa stadion yang menjadi markas sementara Laskar Mahesa Jenar itu bakal membiru pada laga uji coba sebelum Liga 1 2018. Hal Itu dikarenakan suporter PSIS Semarang yang datang berjumlah sekitar 6.000 orang. Sementara pendukung dari Arema diperkirakan mencapai 2.000 orang.Namun demikian, banyak yang beranggapan bahwa yang memasuki stadion jumlahnya melebihi dari perkiraan. Sebab Stadion Moch Soebroto sendiri sebenarnya memiliki kapasitas menampung hingga 15.000 penonton. Padahal yang terjadi pada pertandingan hari Minggu (07/01) kemarin, hampir tidak ada satupun sudut yang kosong.Demikian juga halnya dengan fasilitas parkir. Area parkir di Stadion Moch. Soebroto tidak mampu mengakomodasi kendaraan para suporter. Bahkan parkir sampai meluber di kawasan perkampungan di Jalan Jeruk dan Jalan Perintis Kemerdekaan.

KNPI DUKUNG PROGRAM PEMERINTAH

Pemerintah Kota Magelang berkomitmen untuk hadir di setiap kegiatan yang dipelopori oleh pemuda. Terkait hal tersebut, melalui Komisi Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menyatakan bahwa keberadaan pemuda akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan program yang digagas oleh pemerintah. Windarti juga mengajak para pemuda Kota Magelang untuk bersama - sama dengan pemerintah memajukan kota sejuta bunga. Sementara itu Ketua KNPI Kota Magelang, Riza Fajar mengatakan bahwa pihaknya selalu mendukung program pemerintah. Disamping itu, Rakerda dimaksudkan untuk menyatukan program masing-masing organisasi untuk dirumuskan menjadi kegiatan bersama dengan KNPI.

PENAMBAHAN PERSONIL DAMKAR DI MAGELANG

Guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di Wilayah Kabupaten Magelang, Damkar Kabupaten Magelang menambah jumlah personil dan armada mobil pemadam kebakaran.Kepala Upt Damkar Kabupaten Magelang, Heri Prawoto, mengatakan, launching penambahan jumlah personil damkar dan mobil pemadam kebakaran dilaksanakan pada hari ini, Sabtu (6/1/2018). Sesuai dengan peraturan bupati, pihaknya melaksanakan program RISPK (Rencana Induk Sistem Proteksi Kebakaran) dengan sistem WMK (Wilayah Management Kebakaran). untuk jumlah armada mobil pemadam kebakaran juga ada penambahan sebanyak dua unit di tahun 2018 untuk wilayah Salam dan Tempuran. Sedangkan jumlah personil di masing-masing wilayah tersebut sebanyak 18 personil.Penampahan jumlah personil dan armada pemadam kebakaran ini untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat dan mempercepat penanggulangan bilamana terjadi bencana kebakaran. Cakupan wilayah Kabupaten Magelang yang cukup luas, sehingga dibutuhkan pergerakan yang cepat dan jumlah personil yang memadai.

Sekilas Merapi 08 Januari 2018

RUMAH TERBAKAR DI MAGELANG

Sebuah rumah milik warga di Dusun Munggangsari, Desa Munggangsari, Kecamatan Kaliangkrik, hangus hangus diamuk si jago merah, pada Sabtu (6/1/2018) pukul 00.15 WIB. Saat kejadian, pemilik rumah Wahyudi (35) bersama istrinya Nurun Nikmah, berada di dalam rumah namum berhasil menyelamatkan diri.Informasi yang berhasil dihimpun, kronologi peristiwa kebakaran terjadi pada saat isteri korban mendengar suara gemuruh, kemudian berlari keluar rumah. Setelah mengetahui rumahnya mengalami kebakaran, kemudian isteri korban berteriak-teriak membangunkan suaminya dan meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api.Heri mengatakan, setelah mendapatkan laporan mengenai kejadian kebakaran tersebut, petugas Damkar Bandongan dan Salaman langsung bergerak menuju lokasi kebakaran menggunakan du aunit mobil pemadam. Setiba di lokasi kejadian, petugas langsung melakukan pemadaman api yang sudah membesar dan membakar rumah tersebut. Sementara itu, dugaan sementara penyebab kebakarn diperkirakan karena adanya korsleting jaringan listrik di dalam rumah. Sedangkan untuk kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 50 juta, meliputi kerusakan rumah, 1 unit sepeda motor yang hangus terbakar, dan beberapa perlengkapan rumah tangga lainnya.

ANGGOTA TNI USAHA POTONG RAMBUT

Menjadi seorang anggota TNI Kodim 0705/Magelang tak lantas membuat Sertu Anwari, tak membuat dia malu untuk membuka usaha sampingan. Pria berusia 39 tahun  ini membuka usaha sampingan berupa jasa potong rambut atau menjadi tukang cukur di rumahnya Dusun Diwak, Desa Purwosari, Kecamatan Tegalrejo.Sertu Anwari membuka usaha potong rambut yang diberi nama ‘Comando’ itu untuk mengisi waktu luang selepas jam dinasnya. Posisi rumahnya yang cukup strategis karena berada di Jalan Magelang-Salatiga, menjadikan usahanya cepat dikenal masyarakat. Sejak dua tahun membuka usahanya, sudah banyak pelanggan yang selalu datang untuk menggunting rambut dengan berbagai model yang diinginkan.Dalam usahanya, ia mematok tarif jasa potong rambut cukup terjangkau yakni sebesar Rp 6.000 setiap pelangan. Dengan tarif yang murah dan banyaknya model yang ditawarkan itu, membuat banyak pelanggan yang berdatangan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Selain itu, agar pelanggatan atau penganatr tidak bosan menunggu gilirian, Anwari juga menyediakan buku-buku bacaan di tempat usaha potong rambutnya. Terpisah, Dandim 0705/Magelang, Letnan Kolonel Inf Hendra Purwanasari, mengaku sudah mengetahui usaha yang dijalani oleh ajudannya tersebut. Ia sangat mengapresiasi usaha yang dilakukan oleh anak buahnya tersebut. Menurutnya, apapun pekerjaan yang ditekuni, asal tidak menyalahi aturan korps TNI maka hal itu bisa dibenarkan dan diperbolehkan.

POLISI TANGKAP PENGEDAR  NARKOBA

Satresnarkoba Polres Magelang berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial DAW (24), warga Paten Jurang, Kelurahan Rejowinangun Utara, Magelang Tengah, Kota Magelang. Pemuda ini diamankan karena telah terbukti menggunakan dan memiliki narkotika jenis sabu.KBO Satresnarkoba Polres Magelang, Iptu Mulyanto, dalam keterangannya mengatakan, pelaku berhasil diamankan petugas pada hari Rabu (3/1) lalu. Ia ditangkap petugas saat akan mengambil barang bukti berupa sabu pesanannya di jalan seputaran SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan.Tiga hari sebelumnya, petugas sudah melakukan pengintaian terlebih dahulu di lokasi tersebut, karena lokasi tersebut diduga seringkali dijadikan tempat transaksi narkoba.Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas, tersangka mengakui perbuatannya dan sempat menggunakan narkoba tersebut beberapa hari yang lalu. Tersangka sendiri mengakui, dirinya membeli barang haram tersebut dari rekannya yang bernama Ucok, dengan harga Rp 1,1 juta. 

OJK HARAP  WARGA LAPORKAN DC TAK SESUAI PROSEDUR

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan masyarakat bisa melaporkan debt collector (DC) atau petugas perusahaan pembiayaan ilegal kepada OJK.Ilegal artinya petugas ketika menyita kendaraan debitur ini ternyata tidak bersertifikat dan tidak dibekali surat tugas.demikian di katakan Deputi Kepala OJK Tito Adji.Jika mengacu pada aturan OJK maka hal itu dapat dilakukan oleh debitur yang merasa dirugikan.Sebelumnya, melalui keterangan tertulisnya, Deputi Komisioner Manajemen Strategis dan Logistik OJK Anto Prabowo mengatakan pada Pasal 23 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 29/POJK.05/2014 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan menyebutkan perusahaan pembiayaan dilarang melakukan eksekusi benda jaminan apabila kantor pendaftaran fidusia belum menerbitkan sertifikat jaminan fidusia dan menyerahkannya kepada perusahaan pembiayaan.

Sekilas Merapi 06 Januari 2018

PENGAMANAN PILKADA RATUSAN POLISI SIAGA

Menjelang Pilkada serentak tahun 2018, seluruh petugas gabungan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Ops Mantap Praja Candi 2018 di Lapangan Soepardi Mungkid, Jumat (05/01/2018).Apel gelar pasukan ini dimaksudkan untuk memastikan kesiapan dalam mengamankan jalannya Pilkada serentak tahun 2018. Baik itu kesiapan personil, kesiapan sarana dan prasarana, sekaligus sebagai ajang komunikasi dan sinergitas antara penyelenggara Pilkada.Adapun untuk personil yang tergabung dalam kegiatan Pilkada serentak tahun 2018, khususnya di Kabupaten Magelang, antara lain Polri dibantu TNI, Linmas, dan mitra Kamtibmas yang lainnya.Pola pengamanan yang akan diterapkan nanti adalah setiap TPS akan dijaga oleh 1 anggota Polri dan 2 Linmas. Sedangkan dari pemetaan yang telah dilakukan, TPS - TPS yang ada di Kabupaten Magelang ini tergolong aman.Guna mempersiapkan terjadinya pengerahan masa saat berjalannya pilkada serentak, Polres Magelang juga menggelar simulasi pengamanan pembubaran massa.

PENGAMANAN SEPAK BOLA DI MAGELANG  RATUSAN POLISI SIAGA

Jelang pertandingan uji coba antara PSIS Semarang melawan Arema Malang pada Minggu (07/01) di Stadion Moch. Soebroto Kota Magelang, Polres Magelang Kota tengah mempersiapkan pengamanan yang akan mengerahkan ratusan personil.Kapolres Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan mengatakan, pihaknya telah memiliki gambaran melalui surat dari manajemen PSIS yang menyebutkan bahwa jumlah suporter yang akan datang sekitar 6.000 orang yang terdiri dari 4.000 dari panser biru dan 2.000 orang dari Snex.Dari data yang telah dihimpun, AKBP Kristanto telah memperkirakan jumlah personil yang akan diterjunSelain itu, polisi juga bakal menempatkan aparat di sepanjang titik perlintasan kedatangan supporter maupun di obyek - obyek vital lainnya

KOTA MAGELANG ATASI KAWASAN KUMUH

Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah, terus berupaya mengatasi permasalahan kawasan kumuh, air bersih, dan akses sanitasi.Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Magelang Joko Soeparno di Magelang, mengatakan hal ini sejalan dengan program 100-0-100 yang dicanangkan oleh pemerintah pusat, yakni seratus persen akses air bersih, 0 persen kawasan kumuh, 100 persen akses sanitasi.Pemerintah pusat mencanangkan program 100-0-100 bisa tercapai tahun 2019. Sebagai suatu bentuk kepedulian kami terhadap program strategis pemerintah pusat, program 100-0-100 ini pihaknya  masukkan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2016-2021.

GUERNUR MINTA LAYANAN KESEHATAN DI TINGKATKAN

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta agar sistem pelayanan di bidang kesehatan yang diberikan kepada masyarakat, terus diperbaiki.pihaknya  ingin masyarakat dimudahkan dalam mengakses layanan kesehatan, tidak boleh ada lagi masyarakat yang ditolak berobat hingga meninggal dunia.demikian di katakan  gubernur jawa tengah .Hal tersebut disampaikan Ganjar menanggapi adanya seorang balita berusia 7 bulan bernama Icha Selfia yang meninggal dunia akibat ditolak saat akan berobat di Puskesmas Sidamulya, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, dengan alasan kurangnya syarat administrasi.Menurut Ganjar, peristiwa yang sempat menjadi viral di berbagai media sosial itu menjadi bentuk kritikan untuk seluruh jajarannya, terutama Dinas Kesehatan.

Sekilas Merapi 05 Januari 2018

POHON TUMBANG  RUSAK MOBIL

Nasib naas dialami salah satu tamu acara Natalan di Gor Gemilang Kompleks Pemkab Magelang Kamis (4/1/2018) siang. Pasalnya, mobil milik salah satu tamu bernama Feri, warga Muntilan, tertimpa pohon di halaman parkir Gedung DPRD Magelang.Sedangkan kronologinya sendiri, pohon tumbang terjadi kurang lebih pukul 10.30 WIB saat angin dengan tiba-tiba bertiup kencang. Diduga karena tidak kuat menahan kuatnya angin, pohon ketepeng roboh menimpa dua mobil, yakni Honda Jazz dan Daihatsu Sigra. Kendati Pohon tersebut tidak terlalu besar, namun akibat kejadian itu dua mobil mengalami kerusakan pada bagian atas.Terkait peristiwa tersebut, petugas BPBD langsung melakukan evakuasi pohon tumbang tersebut. Dari data yang telah dihimpun, tidak ada korban dalam kejadian pohon yang menimpa kedua mobil tersebut.

UPACAR A PURNA BAKTI POLISI DI MAGELANG

Jelang masa tugas berakhir, sebanyak 16 anggota Polres Magelang Kota melaksanakan upacara pedang pora Wisuda Purna Bakti dari bulan Juli 2017-Januari 2018, di halaman Mapolres Magelang Kota, Kamis (4/1).Sebanyak 16 anggota dari Polres Magelang Kota yang melaksanakan Wisuda Purna Bakti, antara lain AKBP Moch Dahlan Nuri, Kompol Indi Istadji, AKP Suprapto, AKP Supriyanto, Iptu Sukiman, Iptu Maryoto, Ipda Yuliyanto, Ipda Sutoyo, Ipda Mujiarto, Ipda Zaenal Arifin, Ipda Surahmat, Ipda Partini, Aiptu Gunawan, Aiptu Darsono, Aipda Aris Budiyanto, dan Bripka Rejo Mulyo.Kapolres Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan, mengatakan, dari 16 anggota tersebut, terdapat empat anggota yang mendapatkan kehormatan naik pangkat di akhir masa tugasnya, yakni AKBP Moch Dahlan Nuri, Iptu Maryoto, Ipda Partini, dan Ipda Sutoyo.Usai pelaksanaan upacara Wisuda Purna Bakti dan prosesi pedang pora, seluruh anggota polres yang purna kemudian diarak menggunakan becak memutari Alun-alun Kota Magelang. Ia juga sangat mengapresiasi atas kesuskesan kinerja para seniornya selama ini, khususnya di wilayah hukum Polres Magelang Kota

SEWA  STADION MAGELANG DI  KAJI

Hingga saat ini Pemerintah Kota Magelang masih menggodok besaran tarif sewa stadion Moch Soebroto menyusul digunakannya stadion tersebut sebagai homebase Manajemen PSIS Semarang.Kasi Penataan Bangunan dan Lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Wisnu Chrisna, mengatakan, sesuai Perda Nomor 18 Tahun 2011 tentang retribusi jasa dan usaha, disebutkan tarif sewa stadion sekali main sebesar Rp 12 juta.Penghitungan tarif secara global tersebut, sebagai upaya untuk lebih memudahkan perhitungan dari manajemen PSIS Semarang. Namun, hingga saat ini pihak manajemen PSIS belum memberikan jawaban karena masih menunggu jadwal pertandingan secara resmi. Ia menegaskan, tarif sewa Stadion Moch Soebroto akan disesuaikan dengan jadwal pertandingan yang akan dijalani oleh PSIS Semarang. Pasalnya, sewa stadion untuk pertandingan pada siang hari dan malam hari akan berbeda mengingat pada malam hari dibutuhkan lampu penerangan.

POLISI NAIK PANGKAT DI MAGELANG

Memasuki tahun baru 2018, sebanyak 25 anggota Polres Magelang naik pangkat. Upacara kenaikan pangkat dilaksanakan di Gedung Bhayangkara Polres Magelang,Rabu (03/01/2018).Ada yang unik dalam kegiatan tersebut. Semua anggota polisi yang naik pangkat disiram dengan air kembang oleh Kapolres beserta jajarannya.Informasi dari Humas Polres Magelang, jumlah anggota polisi yang saat ini naik pangkat ada 25 orang. Untuk kenaikan pangkat pengabdian ada sebanyak 5 orang terdiri dari Ajun Komisaris Polisi (AKP) ke Kompol ada 2 orang dan Aiptu ke Ipda ada 3 orang. Sedangkan polisi yang naik pangkat secara regular total ada 20 orang.sementara itu Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo dalam sambutannya mengutarakan, kenaikan pangkat kali ini adalah hasil dari dedikasi dan loyalitas. Dengan demikian layak menjadi hak manakala para personil telah memenuhi kewajibannya secara benar dan bertanggung jawab.  kenaikan pangkat pada dasarnya merupakan dambaan setiap anggota Polri. Namun perlu diingat bahwa kenaikan pangkat bukanlah sesuatu yang otomatis. Sebab kenaikan pangkat sebelumnya juga melalui suatu proses dan usulan yang dilengkapi dengan penilaian individu menggunakan sistem manajemen kinerja dan penelusuran rekam jejak terkait pelanggaran disiplin maupun tindak pidana.

BPJS PERLUAS JARINAGANNYA

BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta menyebutkan ada tujuh daerah yang telah berkomitmen seluruh penduduknya menjadi peserta JKN-KIS atau mencapai Universal Health Coverage (UHC) pada tahun ini.Tujuh daerah tersebut yakni Kota Magelang, Kota Surakarta, Kota Pekalongan, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Banjarnegara, dan Kabupaten Sragen. Seluruhnya berkomitmen capai UHC tahun ini. Hanya saja untuk waktunya belum dipastikan.demikian di katakan  Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Tengah dan DIY Aris.Aris menyebutkan di tahun 2017, sudah ada dua daerah yang mencapai UHC yakni Kota Semarang dan Kota Yogyakarta yang sama-sama per 1 November 2017 telah mencapai kepesertaan JKN-KIS di atas 95 persen.

 

Sekilas Merapi 04 Januari 2018

POLISI NAIK PANGKAT DI MAGELANG

Memasuki tahun baru 2018, sebanyak 25 anggota Polres Magelang naik pangkat. Upacara kenaikan pangkat dilaksanakan di Gedung Bhayangkara Polres Magelang,Rabu (03/01/2018).Ada yang unik dalam kegiatan tersebut. Semua anggota polisi yang naik pangkat disiram dengan air kembang oleh Kapolres beserta jajarannya.Informasi dari Humas Polres Magelang, jumlah anggota polisi yang saat ini naik pangkat ada 25 orang. Untuk kenaikan pangkat pengabdian ada sebanyak 5 orang terdiri dari Ajun Komisaris Polisi (AKP) ke Kompol ada 2 orang dan Aiptu ke Ipda ada 3 orang. Sedangkan polisi yang naik pangkat secara regular total ada 20 orang.sementara itu Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo dalam sambutannya mengutarakan, kenaikan pangkat kali ini adalah hasil dari dedikasi dan loyalitas. Dengan demikian layak menjadi hak manakala para personil telah memenuhi kewajibannya secara benar dan bertanggung jawab. 

ANGKA LAKA DI KOTA MAGELANG TURUN

Angka kecelakaan lalu lintas di Kota Magelang mengalami sedikit penurunan. Pada tahun 2016 tercatat ada sebanyak 188 kejadian, namun pada tahun 2017 hanya sejumlah 184 kejadian.Melihat angka tersebut, Polres Magelang Kota berkomitmen untuk lebih menekan angka laka lantas pada tahun 2018 ini.Berdasarkan data laka lantas pada tahun 2017 lalu terdapat 184 kejadian laka lantas. Kecelakaan itu merenggut nyawa 29 orang, luka berat 2 orang, dan sebanyak 218 orang mengalami luka ringan. Sementara pada tahun 2016, jumlah laka lantas tercatat sebanyak 188 kejadian mengakibatkan 37 orang meninggal dunia, 11 orang luka berat, dan 188 orang mengalami luka ringan.Sedangkan dari sisi pelanggaran pada tahun 2017 masih termasuk tinggi yakni sebanyak 25.078 surat tilang yang dikeluarkan oleh jajaran Satlantas.

KOTA MAGELANG JADI HOME BASE PSIS SEMARANG

Manajemen PSIS Semarang telah memilih stadion Moch. Soebroto Kota Magelang untuk menjadi homebase tim kesebelasannya selama tahun 2018. Perpindahan homebase ini lantaran Stadion Jatidiri Semarang sedang dalam renovasi dan belum bisa digunakan untuk menggelalar pertandingan dalam beberapa waktu kedepan. Dalam audiensi yang berlangsung di ruang rapat Walikota tersebut, Yoyok juga menyampaikan bahwa selama satu tahun kedepan PSIS akan memiliki agenda kegiatan yang cukup padat. Terlebih tim tersebut kini masuk dalam liga l Indonesia. Sebelumnya pihaknya juga telah melakukan survei ke beberapa tempat di Jawa Tengah. Kendati demikian, pilihan akhirnya jatuh di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang.Sementara itu Walikota Magelang, Sigit Widyonindito mengutarakan bahwa dipilihnya Stadion Moch. Soebroto oleh PSIS Semarang sebagai homebase adalah suatu kehormatan bagi Kota Magelang.

KOTA MAGELANG  REHAP TERMINAL TIDAR

Terminal Tidar tipe A akan direnovasi menjadi lebih representatif dan modern menelan anggaran Rp 34 miliar. Pembangunan direncanakan bakal dilakukan secara bertahap.Koordinator Satuan Pelayanan Tipe A Terminal Tidar Kota Magelang, Eko Priyono mengatakan, Terminal Tidar telah mendapatkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat dalam upaya renovasi.Ia mengatakan dengan luas 21.094 m2 Terminal Tidar memang memerlukan pembenahan total dengan tambahan fasilitas sesuai UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, terkait kondisi bangunan terminal yang sufah cukup tua. Rencananya pembangunan sendiri akan dilaksanakan pada tahun 2018 ini dengan anggaran sebesar Rp 5 miliar.

TERGET KUNJUNGAN  WISATAWAN  CANDI BOROBUDUR TRUS NAIK

PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (TWC) menargetkan jumlah pengunjung Candi Borobudur sebanyak 4,7 juta wisatawan pada 2018.Target pengunjung 2018 kami tingkatkan menjadi 4,7 juta wisatawan dari pencapaian tahun 2017 sebanyak 3,8 juta wisatawan.demikian di katakana  Direktur Utama PT TWC, Edy Setijono, usai menyampaikan apresiasi kepada pengunjung pertama Candi Borobudur 2018 di kompleks Taman Wisata Candi Borobudur, di Magelang. pihaknya ingin Candi Borobudur bisa menjadi magnet utama dan tahun 2018 jauh lebih baik.
Edy mengatakan jumlah pengunjung harus terus ditingkatkan untuk mencapai target yang telah dicanangkan pemerintah sebanyak 2 juta wisatawan mancanegara pada 2019.

Sekilas Merapi 03 Januari 2018

KAMPANYE ANTI KORUPSI JELANG  PILKADA

Menjelang Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Magelang, warga Dusun Sawangan, Desa Sawangan, Kecamatan Sawangan membentengi kampungnya dari praktek money politic. Mereka melakukan aksi pemasangan spanduk dan deklarasi anti politik uang yang juga dimeriahkan dengan pertunjukan kesenian tradisional, Senin (01/01).Johan menyatakan, wilayahnya siap mendeklarasikan Kampung Anti Money Politic. Bahkan seluruh warga sudah memberikan dukungan guna membendung jika ada indikasi pelanggaran pemilihan umum tersebutPencanangan Kampung Anti Money Politic ini dilakukan oleh Ketua Panwaskab Magelang, M. Habieb Shaleh yang ditandai dengan pemukulan gong. Ia juga mengaku takjub akan kesiapan Dusun Sawangan yang mampu secara cepat menjawab tantangan pencanangan kampung Anti Money Politic.

PENEMUAN MAYAT DI MAGELANG

Warga Dusun Permitan, Desa Bondowoso, Kecamatan Mertoyudan mendadak gempar pasca ditemukannya seorang lelaki dalam kondisi meninggal dunia, Senin (01/01/2018).Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo melalui Kasubbag Humas, AKP Santoso mengutarakan, korban ditemukan dalam kondisi mengapung tertelungkup itu dan sudah tidak bernyawa.Korban yang ditemukan sekitar pukul 09.45 itu ternyata adalah Sutarmin (32) warga Dusun Kembangan RT 02/RW 16, Desa Sumberejo, Kecamatan Mertoyudan.Menurut keterangan sejumlah warga, , korban memang sudah pergi meninggalkan rumah sejak tanggal 30 Desember 2017 dan tak kunjung pulang. Keluarga sempat melakukan pencarian selama beberapa hari namun tidak berhasil menemukannya. 

BOCAH TEWAS TERSENGAT LISTRIK

Nasib naas menimpa Fadil Raditya Putra. Bocah berusia 2 tahun warga Pucangan RT 03/RW 02, Desa Banjarejo, Kecamatan Kaliangkrik, Magelang itu meregang nyawa usai kesetrum listrik, Minggu (31/12/2017) sore.  peristiwa yang sempat mengegerkan warga itu diketahui oleh Yayuk sekitar pukul 16.30 WIB di rumah Mat Enno, warga Pucangan.Saat itu korban diketahui dalam posisi tertidur terlentang di lantai tanah di ruang gudang. Karena kaget Yayuk pun berteriak minta tolong. Tak berselang lama warga pun segera berdatangan.Dikatakan, sebelum kejadian korban bermain ayam yang terdapat bolam lampu listrik. Diduga korban tersengat listrik yang terdapat lampu bolam yang dipakai untuk penghangat ayam. 

POLISI UNGKAP  RATUSAN  KASUS KEJAHATAN

Sepanjang tahun 2017, Polres Magelang Kota telah berhasil mengungkap 150 kasus kejahatan. Sedangkan kasus kejahatan yang paling dominan terjadi adalah kasus pencurian, disusul dengan kasus curat, curas, dan narkotika.Kapolres Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan mengatakan, angka kejahatan sebesar di wilayah kerjanya menurun sekitar 8,5 %. Dari sebanyak 164 kasus pada tahun 2016, kini telah mengalami penurunan menjadi 150 kasus kejahatan pada tahun 2017.Namun demikian, ada beberapa kasus kejahatan yang mengalami kenaikan secara signifikan antara lain kasus pencurian sebanyak 28 kasus, kasus narkotika sebanyak 26 kasus, dan kasus curat sebanyak 23 kasus.sedangkan kejadian atau kasus yang paling menonjol di tahun 2017 adalah kasus penganiayaan, sebanyak dua kasus yang mengakibatkan dua korban meninggal

TARGET KUNJUNGAN WISATAWAN CANDI BUDUR MENINGKAT

PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (TWC) menargetkan jumlah pengunjung Candi Borobudur sebanyak 4,7 juta wisatawan pada 2018.Target pengunjung 2018 kami tingkatkan menjadi 4,7 juta wisatawan dari pencapaian tahun 2017 sebanyak 3,8 juta wisatawan.demikian di katakan Direktur Utama PT TWC, Edy Setijono di magelang .edy juga mengatakan  pihaknya ingin Candi Borobudur bisa menjadi magnet utama dan tahun 2018 jauh lebih baik.Edy mengatakan jumlah pengunjung harus terus ditingkatkan untuk mencapai target yang telah dicanangkan pemerintah sebanyak 2 juta wisatawan mancanegara pada 2019.salah satu faktor pendukung utama pengunjung ke Borobudur adalah akses masuk.

RIBUAN LAMPION TERBANG  DI TAHUN BARU

Sebanyak 2.500 lampion menerangi langit di atas Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu tepat pukul 24.00 WIB saat pergantian tahun 2017 menuju tahun 2018.Ribuan lampion tersebut diterbangkan oleh para pengunjung Borobudur Nite 2017 Amazingly Woonderful di pelataran Aksobya kompleks Taman Wisata Candi Borobudur.Sebelum pelepasan lampion, dilakukan penyalaan obor utama oleh lima pemuka agama, yakni Islam, Kristen, Katolik, Buddha, dan Hindu.Penyalaan obor tersebut kemudian diikuti ribuan pengunjung dengan menyalakan lilin yang sudah disediakan panitia.Setelah itu, satu per satu perwakilan pemuka agama tersebut memanjatkan doa untuk keselamatan dan kesuksesan pada tahun 2018.Menjelang pelepasan lampion tersebut para pengunjung Borobudur Nite 2017 diminta hening sejenak, kemudian menuliskan doa dan harapan di secarik kertas kemudian ditempelkan di lampion yang bakal diterbangkan.Beberapa menit sebelum pelepasan lampion, para pengunjung diberi aba-aba untuk menyalakan sumbu yang ada di lampion dan tepat pukul 24.00 WIB lampion diterbangkan bersama-sama.




Berita Terkait